
Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. (dok. PBSI)
JawaPos.com - Ambisi besar dimiliki pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dalam mengikuti Indonesia Masters 2026. Duet Merah Putih itu ingin melaju jauh dan menjadikan ajang BWF World Tour Super 500 tersebut sebagai pembuktian bahwa mereka layak naik kelas.
Raymond/Joaquin berhasil mencatatkan debut Indonesia Masters 2026 sebagai pasangan dengan mulus. Mereka mampu memenangkan duel sengit kontra Eloi Adam/Leo Rossi dengan rubber game 22-20, 15-21, 21-10 di Istora Senayan, Jakarta pada Selasa (20/1).
Bahkan khusus Joaquin, ini jadi kali pertama bagi dirinya berlaga di Istora Senayan. Rasa kagum dan takjub pun dirasakan oleh pemain binaan PB Djarum Kudus tersebut usai pertandingan.
"Benar-benar nggak nyangka bisa sejauh ini dan kebetulan saya pertama kali main di Indonesia Masters. Ngerasain atmosfernya itu sangat luar biasa dibanding turnamen-turnamen lain," kata Joaquin.
Bagi Raymond/Joaquin, kemenangan ini cukup penting karena mereka berhasil melaju ke babak 16 besar Indonesia Masters 2026. Secara tak langsung, hasil ini membuktikan bahwa mereka mampu dan layak untuk naik kelas serta bersaing di level elite.
"Pengen buktiin aja sih untuk naik ke level selanjutnya itu lebih yakin lagi. Karena kemarin baru pertama kali juara S500 dan ini S500 lagi," tutur Raymond Indra.
"Kami pengen dapat hasil yang lebih baik lagi dari Malaysia (Open) yang sebelumnya kalah babak pertama," imbuhnya.
Raymond/Joaquin memang dapat hasil tak memuaskan saat membuka perjuangan di BWF World Tour 2026. Mereka kandas di babak pertama Malaysia Open 2026 usai kalah dari Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Lantas apa target Raymond/Joaquin di Indonesia Masters 2026? Tak tanggung-tanggung, mereka ingin bisa melaju ke final lagi, mengulangi pencapaian di Australian Open 2025 pada November tahun lalu. "Kalau target sih saya sendiri sampai hotel saya extend sampai hari terakhir, targetnya," jelas Joaquin.
Peluang Raymond/Joaquin menuju final pun cukup menantang. Setelah melewati duet Prancis, mereka akan bertemu pemenang duel wakil Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi lawan unggulan delapan Lee Khe-Huei/Yang Po-Hsuan dari Taiwan.
Jika berhasil menang lagi, Raymond/Joaquin bisa bentrok seniornya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana pada babak perempat final.
"Ya itu emang risiko kan apalagi kita bawanya empat pasang jadi itu emang udah risiko, cuma emang kayaknya apes saja kita semua di bagan bawah apalagi A Fajar (dan Fikri) bisa ketemu Mas Leo (dan Bagas) di babak kedua. Cuman ya mau gimana lagi jadi kita fokus aja supaya kita Indonesia bisa sampai ke final," tutupnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
