
Carlos Alcaraz meraih gelar Australian Open 2026 setelah mengalahkan Novak Djokovic. (givemesport)
JawaPos.com - Carlos Alcaraz menjadi pemain tenis termuda yang pernah menyelesaikan Grand Slam setelah mengalahkan Novak Djokovic dengan skor 3 set berbanding 1 di final tunggal putra Australian Open akhir pekan ini. Laga dramatis itu berlangsung di Melbourne Park, Australia, Minggu (1/2) waktu setempat.
Meskipun pengalaman Djokovic membuat tahap awal sulit bagi petenis Spanyol itu, di mana dua break membuat keduanya imbang. Namun, Alcaraz berhasil mengatasi segala kesulitan di partai puncak meskipun berakhir dengan agak menegangkan. Dengan demikian, Alcaraz menjadi pemain pertama yang mengalahkan lawannya dari Serbia itu di final Australian Open, yang sebelumnya memiliki rekor 10-0 dalam pertandingan tersebut.
Setelah mengatasi semifinal lima set yang melelahkan melawan Alexander Zverev - salah satu yang terpanjang dalam sejarah Australian Open, menampilkan enam tiebreak - kemenangan ini menggarisbawahi pemulihan Alcaraz, kemampuan bermain di bawah tekanan, dan perkembangannya menjadi juara yang lengkap. Dalam perjalanan menuju final, ia juga mengalahkan Alex de Minaur 7-5, 6-2, 6-1 di perempat final. Sementara kemenangan di babak sebelumnya diraih melawan Tommy Paul, Corentin Moutet, Yannick Hanfmann, dan Adam Walton.
Alcaraz meraih gelar Australian Open pertamanya dan menghentikan upaya Djokovic untuk meraih gelar Grand Slam ke-25 sekaligus memecahkan rekor, dengan rekor head-to-head mereka sekarang imbang 5-5. Hasil ini menandai kedatangan definitif era pasca-Tiga Besar (Djokovic, Rafael Nadal, dan Roger Federer), dengan Alcaraz - bersama rekan-rekannya seperti Jannik Sinner - naik takhta.
Alcaraz juga mencapai salah satu tonggak paling bergengsi dalam tenis: menyelesaikan Grand Slam karier pada usia yang belum pernah terjadi sebelumnya, yaitu 22 tahun dan 272 hari.
Hal ini menjadikannya pria termuda di Era Terbuka yang memenangkan keempat gelar Grand Slam, melampaui rekor Nadal sebelumnya yaitu 24 tahun dan 101 hari (yang diraih di US Open 2010), dan melampaui rekor sepanjang masa yang dipegang oleh Don Budge, yang menyelesaikan prestasi tersebut pada usia 22 tahun dan 363 hari pada tahun 1938, sebelum Era Terbuka.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
