Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Oktober 2025, 06.48 WIB

Kadin Surabaya Dorong Kesadaran Asuransi Impor, Hanya 3 dari 13 Juta Kontainer Tertanggung

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya meluncurkan layanan Asuransi Impor bekerja sama dengan PT Goesaff Manunggal Sejahtera. (Istimewa) - Image

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya meluncurkan layanan Asuransi Impor bekerja sama dengan PT Goesaff Manunggal Sejahtera. (Istimewa)

JawaPos.com-Kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya asuransi muatan impor masih rendah. Karena itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya meluncurkan layanan Asuransi Impor bekerja sama dengan PT Goesaff Manunggal Sejahtera. Langkah ini diharapkan mendorong pelaku usaha, terutama sektor UKM, lebih patuh dalam memenuhi dokumen kepabeanan.

Ketua Kadin Kota Surabaya Ali Affandi mengatakan, masih banyak importir yang belum memiliki dokumen asuransi sah saat mengajukan Pemberitahuan Impor Barang (PIB). “Padahal prinsip impor yang paling penting adalah CIF (Cost, Insurance, Freight). Tanpa itu, proses bisa tertunda dan menimbulkan kerugian,” ujarnya, kemarin (8/10).

Direktur Utama PT Goesaff Manunggal Sejahtera Ramali Affandi menambahkan, asuransi seharusnya menjadi bagian wajib dalam proses impor. Namun banyak pelaku usaha beranggapan barangnya sudah diasuransikan oleh pihak di negara asal. “Dari 13 juta kontainer yang masuk pelabuhan, hanya tiga juta yang punya asuransi dari importir,” katanya.

Ramali menjelaskan, polis yang diterbitkan pihak shipping atau pemasok biasanya hanya berlaku sampai barang tiba di pelabuhan. Akibatnya, ketika dokumen asuransi tidak lengkap, barang kerap tertahan dan menimbulkan biaya tambahan.

Wakil Ketua Kadin Surabaya Medy Prakoso menilai, peluncuran layanan ini menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem perdagangan yang lebih tertib dan efisien. “Dari sekitar 3.400 importir di Jatim, 1.600 di antaranya di Surabaya. Tapi kesadarannya masih rendah,” tegasnya.

Medy yang juga Wakil Ketua Ginsi Jatim menambahkan, Kadin Surabaya tak hanya fokus pada penerbitan polis, tapi juga edukasi. “Layanan ini bukan sekadar urusan administratif. Kami ingin pelaku usaha paham arti penting perlindungan aset dan kelancaran distribusi barang,” paparnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore