Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Oktober 2025, 18.06 WIB

Pemkot Surabaya Gandeng IKA ITS Audit Bangunan Pesantren, Cegah Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Terulang

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan rencana audit bangunan pondok pesantren bersama IKA ITS. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan rencana audit bangunan pondok pesantren bersama IKA ITS. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah proaktif pasca tragedi ambruknya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo yang menelan puluhan korban jiwa.

Pemkot menggandeng Ikatan Alumni (IKA) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk melakukan audit secara komprehensif terhadap keamanan struktural bangunan Pondok Pesantren di Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif Pemkot Surabaya agar tragedi yang terjadi di Ponpes Al Khoziny tidak terulang kembali.

"Kami mengambil langkah pencegahan. Kebetulan saya Ketua IKA ITS Jatim, dan Pak Rektor juga merespons positif untuk membantu hitung ulang kekuatan struktur setiap ponpes di Surabaya," ucapnya, Rabu (15/10).

Dalam waktu dekat, Pemkot Surabaya akan membentuk tim khusus gabungan dari alumni ITS Jawa Timur, untuk memberikan bantuan teknis terkait perhitungan struktur dan arsitektur bangunan Ponpes Al Khoziny.

"Bersama alumni ITS Jawa Timur, kami akan bergerak ke seluruh pondok pesantren di Jawa Timur untuk membantu mengevaluasi kekuatan struktural seluruh bangunan pondok pesantren," imbuh Eri.

Tujuannya adalah agar setiap pembangunan ponpes di Surabaya, dapat menerima bantuan kami untuk perhitungan struktur dan arsitekturnya. Dengan begitu, peristiwa tragis tersebut tak terulang lagi.

Mengenai kelanjutan pemetaan pembangunan pondok pesantren, Wali Kota Eri menyatakan bahwa program ini akan dimulai dari Kota Surabaya, kemudian meluas ke daerah lain di Jawa Timur.

“Kami akan mulai menata seluruh pondok di Surabaya. Setelah itu, secara bergantian, program ini akan dilanjutkan ke seluruh Jawa Timur. Kami akan membentuk tim khusus untuk menjalankan tugas ini," tukas Eri. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore