Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Oktober 2025, 00.34 WIB

Pemkot Surabaya Jamin Semburan Air dan Gas di Sungai Rungkut Madya Aman, Bukan Kebocoran PGN

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya Irvan Widyanto jelaskan hasil pemeriksaan semburan air bercampur gas di Rungkut Madya, Jumat (17/10/2025). (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya Irvan Widyanto jelaskan hasil pemeriksaan semburan air bercampur gas di Rungkut Madya, Jumat (17/10/2025). (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya turun tangan soal munculnya semburan air bercampur gas diduga metana di Sungai kawasan Rungkut Madya, Gununganyar, yang menggegerkan warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, hasil temuan sementara hingga Jumat sore (17/10), semburan air bercampur gas ini dinyatakan aman. 

"Dari hasil pengecekan yang dilakukan PGN, pakar dari ITS, dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim, gas yang muncul bersamaan semburan ini dinyatakan aman dan tidak berbahaya," ujarnya, Jumat (17/10).

Bahkan sejak semburan bercampur gas muncul pada Kamis (16/10) sekitar pukul 2 siang, Pemkot Surabaya bersama PDAM dan PGN telah melakukan pengecekan awal. Hasilnya, tak ada pipa yang melintas mengalami kebocoran

"PGN sudah melakukan observasi. Semalam sekitar pukul 21.00 WIB, PGN juga lakukan penggalian dan mematikan jalur gas, untuk mengetahui apakah semburannya berhenti. Ternyata tidak," lanjut mantan Camat Rungkut itu.

Namun, dari hasil pengukuran sementara, PGN mendeteksi kalau gelembung yang muncul itu mengandung gas metana. Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Surabaya pun memasang garis perimeter dan CCTV di sekitar titik semburan.

"Jadi selain pasang perimeter, Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) juga minta agar CCTV dipasang dan diarahkan ke titik semburan untuk memantau aktivitas semburan (di Sungai kawasan Rungkut Madya)," tegas Irvan.

Terpisah, Division Head Regional Support and Service PGN SOR III, Muhammad Rais Effendi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait adanya semburan air gas di Sungai Rungkut Madya.

"Setelah mendapat laporan, kami tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB, dan melakukan deteksi semburan menggunakan  LMM. Hasil pemeriksaan menunjukkan indikasi methane sebesar 39 ribu ppm," ujar Rais. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore