Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Oktober 2025, 12.33 WIB

Dewan Soroti Jembatan Genting Rusak, Pemkot Surabaya Janjikan Perbaikan Tahun Depan

Anggota DPRD Partai PAN Zuhrotul Mar

JawaPos.com-Kondisi jembatan besi Sungai Genting makin mengkhawatirkan. Sejumlah bagian rangka utama tampak berkarat dan berlubang. Sebagian sambungan las terlepas, membuat struktur jembatan bergoyang saat dilintasi masyarakat. 

Lantai jembatan yang terbuat dari kayu banyak yang berlubang. Sejumlah pagar pengaman kedua sisi telah patah. Kondisi itu membuat jembatan tidak lagi aman digunakan, terutama saat hujan. Lantai jembatan menjadi licin. 

Situasi tersebut membuat warga cemas. Misalnya yang dirasakan Anggota DPRD Surabaya Partai PAN Zuhrotul Mar'ah. Rabu (22/10), Zuhro mengecek ke lokasi. Dia lantas berjalan melintasi jembatan secara perlahan. Fondasi jembatan bergetar. Kemudian rangka jembatan telah miring, dan sangat membahayakan.

"Jalan pelan-pelan saja (jembatan) sudah bergetar. Apalagi ketika berpapasan dengan penjalan kaki lain. Guncangannya semakin terasa," kata Zuhro.

Kondisi yang terjadi, menurut dia tidak bisa dibiarkan. Perbaikan harus segera dilakukan. Pihaknya khawatir jika terus menerus dibiarkan, jembatan bisa ambruk dan menimbulkan korban jiwa.

"Itu, jangan sampai terjadi. Agar segera diperbaiki, kami akan mendorong persoalan ini di DPRD Surabaya melalui Komisi C. Sehingga OPD yang terkait bisa dipanggil, dan perbaikan bisa segera berjalan," tandas Zuhro.

Kabid Jalan dan Jembatan DSDABM Surabaya Adi Gunita mengatakan perbaikan jembatan genting telah dijadwalkan. Seharusnya, tahun ini (2025) proses perbaikan berjalan. Namun, efisiensi anggaran membuat perbaikan terpaksa harus ditunda.

"Dengan kondisi yang terjadi, kami mendahulukan proyek pembangunan yang menjadi prioritas. Yaitu pembangunan jalan dan penanganan banjir," kata Adi Gunita.

Meski tertunda, perbaikan Jembatan Genting tetap menjadi perhatian. Pada 2026, perbaikan kembali diajukan.

Adi mengaku desain pembangunan telah dibuat. Jembatan penyeberangan orang (JPO) tetap menggunakan material besi. Sebab jembatan hanya diprioritaskan untuk pejalan kaki. Kendaraan bermotor, tidak boleh melintas. Sehingga, tidak perlu dilakukan betonisasi. 

Meski menggunakan besi, Adi menjamin tetap menggunakan material berkualitas baik. Yaitu tahan korosi dari air sungai, sehingga besi tidak mudah keropos. 
Kemudian untuk mencegah korban jiwa, koordinasi dengan pihak RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan segera dilakukan. Mencari solusi terbaik secara bersama-sama. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore