Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 Oktober 2025, 18.51 WIB

Pertamina Jatimbalinus Bawa Sampel BBM yang Diduga Bikin Sepeda Motor Alami Masalah di SPBU Jatim ke Lab

Mekanik memperbaiki motor brebet di bengkel di Nginden Surabaya, diduga usai isi pertalite. pertamina Patra Niaga menambah posko aduan motor brebet jadi 17 titik se-Jatim. (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) buka suara terkait keluhan sepeda motor yang tiba-tiba mati atau brebet setelah mengisi BBM jenis Pertalite.

Bahkan, beberapa hari terakhir, PPN Regional Jatimbalinus mengaku menerima aduan dari konsumen mengenai sejumlah produk Pertalite yang terindikasi menimbulkan gangguan pada mesin kendaraan bermotor, diantaranya area Lamongan, Gresik, Bojonegoro, Tuban, Surabaya, Sidoarjo dan Malang. 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan laboratorium pada produk Pertalite yang berasal dari terminal BBM Tuban dan BBM Surabaya. Kedua lokasi ini merupakan mayoritas supply point BBM area terdampak. Hasilnya, BBM dinyatakan sesuai spesifikasi.

"Saat ini sedang berjalan investigasi lanjutan untuk pengecekan Quality and Quantity (QQ) BBM di level SPBU sebagai titik distribusi akhir kepada masyarakat. Rangkaian investigasi ini dilaksanakan guna memastikan kualitas dan kesesuaian spesifikasi produk," tegas Ahad dalam keterangannya, Rabu (29/10). 

Di sisi lain, dia menyatakan seluruh proses distribusi BBM telah dilaksanakan sesuai dengan SOP, termasuk pula dengan pemeriksaan mutu produk yang melalui pengujian laboratorium sebelum disalurkan kepada masyarakat.

“Prioritas utama kami adalah menjamin keamanan suplai serta mutu produk BBM yang diterima masyarakat sesuai dengan regulasi yang berlaku. Setiap tahapan distribusi dilakukan berdasarkan standar yang telah ditetapkan untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga,” ujar Ahad.

Sementara itu, Pertamina Regional Jatimbalinus pun turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan sejumlah pengguna SPBU.

Pertamina memastikan penyaluran produk BBM tetap berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat tak terganggu, serta memastikan seluruh produk telah melalui proses pengawasan ketat, mulai dari terminal pengirim hingga lembaga penyalur resmi. Hal ini termasuk pada wujud komitmen perusahaan untuk menghadirkan produk yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.

Sebagai bentuk keterbukaan, Pertamina bahkan telah menyediakan tujuh belas titik posko (bertambah 14 titik dari kondisi awal 3 titik) demi melayani keluhan dan pelaporan masyarakat. 

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore