Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 November 2025, 15.25 WIB

Wali Kota Eri Pilih Bijak: Ajari Admin Medsos Viral Bahwa Kesalahan Adalah Awal Menuju Kedewasaan

Wali Kota Surabaya memberi keterangan kepada awak media. (Radar Surabaya) - Image

Wali Kota Surabaya memberi keterangan kepada awak media. (Radar Surabaya)

JawaPos.com - Saat banyak orang mungkin memilih reaksi tegas dan sanksi keras, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, justru menunjukkan sisi kepemimpinan yang sabar dan membimbing.

Admin media sosial pribadinya, Hening Dzikrillah, sempat viral akibat candaan yang keluar saat jeda siaran langsung, dan Eri Cahyadi memilih menonaktifkan sementara akun Hening, bukan untuk menghukum, tetapi sebagai kesempatan belajar.

"Kalau anak muda mengalami kegagalan, jangan bunuh karakternya. Tugas kita adalah membuat mereka yakin dan berani bangkit," tegas Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, seperti dikutip dari Radar Surabaya, Selasa (4/11).

Insiden itu baru diketahui Eri setelah pulang dari Konferensi Asia Afrika di Blitar. Hening pun menyerahkan surat pengunduran diri melalui Sekretaris Daerah, namun Eri menolaknya. Baginya, langkah itu terlalu dini.

Menurut Eri, media sosial anak muda seharusnya menjadi sarana edukasi dan penyebar pesan positif, bukan sekadar alat popularitas.

“IG saya isinya ajakan: ayo zakat, ayo kerja bakti, ayo bantu sesama. Media sosial itu alat edukasi, bukan panggung pencitraan,” ujarnya.

Terkait candaan Hening yang terekam saat mikrofon belum dimatikan, Eri memandangnya sebagai kekhilafan manusiawi.

"Dia hanya bercanda dengan temannya, tapi mic belum mute. Anak muda kadang teledor. Tapi itu bukan akhir, justru awal proses kedewasaan," kata Eri.

Saat ini, Hening sedang menenangkan diri dan berencana menjalani umrah. Eri berharap pengalaman ini menjadi titik balik bagi Hening untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih matang dan tangguh.

"Saya mengaktifkan sementara agar dia memperbaiki diri. Dia harus berani menghadapi kenyataan. Ketika ada kesalahan, jangan pernah mundur memilih kata-kata," tutur Eri.

Lebih jauh lagi, Wali Kota Surabaya itu ingin peristiwa ini menjadi pelajaran bagi generasi muda: kesalahan bukan akhir dunia, selama bertarung dengan keberanian dan tanggung jawab.

“Setiap manusia punya kekurangan, tapi keberanian menghadapi kesalahan itulah yang membuat kita lebih sempurna,” tutupnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore