Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 November 2025, 17.20 WIB

BAPETEN Temukan Sumber Radioaktif Cesium -137 di Kontainer Cengkeh Saat Pemeriksaan di Tanjung Perak Surabaya

Tim Satuan Tanggap Darurat (STD) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melakukan pemeriksaan terhadap kontainer berisi cengkih atau cengkeh asal Indonesia di Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (2/11). - Image

Tim Satuan Tanggap Darurat (STD) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melakukan pemeriksaan terhadap kontainer berisi cengkih atau cengkeh asal Indonesia di Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (2/11).

JawaPos.com - Tim Satuan Tanggap Darurat (STD) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melakukan pemeriksaan terhadap kontainer berisi cengkih atau cengkeh asal Indonesia di Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (2/11). Pemeriksaan ini dilakukan setelah muncul dugaan adanya kontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada cengkeh asal Indonesia tersebut.

Sebelum pemeriksaan fisik, BAPETEN telah melakukan rapat koordinasi dengan PT Pelindo 3, melakukan pengujian kesiapan Radiation Portal Monitor (RPM) di PT Terminal Petikemas Surabaya. Serta koordinasi dengan PT Natural Java Spice (PT NJS) terkait skenario bongkar muat pada 28 Oktober 2025.

Selain BAPETEN, proses ini melibatkan banyak instansi. Mulai dari DJBC Surabaya, KSOP Tanjung Perak, KBR Gegana, Polda Jatim, Badan Karantina Indonesia, Kementerian Kesehatan, hingga PT Terminal Petikemas Surabaya.

Saat kapal bersandar, BAPETEN melakukan pemeriksaan di atas permukaan kapal. Hasilnya, kontainer dinyatakan aman untuk diturunkan ke darat.

RPM Mendeteksi Kenaikan Paparan Radiasi

Setelah kontainer diturunkan ke darat, dilakukan pengecekan dengan melewatkannya melalui Radiation Portal Monitor (RPM). Hasilnya menunjukkan adanya kenaikan laju paparan radiasi yang melebihi radiasi latar.

BAPETEN kemudian melakukan secondary inspection untuk mengukur permukaan kontainer dan melakukan uji usap.

Hasil uji usap menunjukkan tidak ditemukan kontaminasi pada dinding luar kontainer. Sehingga dipastikan sumber radiasi berasal dari dalam.

Ada Palet dan Piping Bag Teridentifikasi Cs-137

Kontainer kemudian dipindahkan ke PT NJS dengan pengawalan dari Polda Jatim dan KBR Gegana. Sesampainya di lokasi, tim BAPETEN menemukan paket palet dan piping bag yang terkontaminasi Cesium -137. Namun, paket produk cengkih yang berada di dalam box tidak teridentifikasi Cs-137.

Segel Radiasi Dipasang, PT NJS Akan Koordinasi Pelimbahan

BAPETEN langsung melakukan dekontaminasi pada kontainer, memasang segel radiasi, dan membuat safety perimeter line. Kemudian, PT NJS akan berkoordinasi dengan BRIN terkait proses pelimbahan, dan segel radiasi hanya akan dibuka saat proses pelimbahan dilakukan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore