Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 November 2025, 05.45 WIB

Wilayah Jatim Siap Hadapi Bencana Hidrometeorologi, Gubernur Khofifah Pimpin Apel Kesiapsiagaan

Hadapi Puncak Musim Hujan, Gubernur Khofifah Ajak Seluruh Stakeholder Siaga Bencana di Jatim. (Humas Pemprov Jatim) - Image

Hadapi Puncak Musim Hujan, Gubernur Khofifah Ajak Seluruh Stakeholder Siaga Bencana di Jatim. (Humas Pemprov Jatim)

JawaPos.com - Mengantisipasi bencana hidrometeorologi, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh stakeholder untuk siap siaga menghadapi puncak musim hujan 2026. 

Hal ini disampaikan Gubernur Khofifah dalam Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Wilayah Jawa Timur yang digelar di Lapangan Upacara Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu (5/11).

“Puncak musim hujan sudah di depan mata. Maka, kita ingin mengajak seluruh pihak untuk ikut berkontribusi aktif menghadapi potensi bencana hidrometeorologi," tuturnya dihadapan ribuan peserta apel.  

Bagi Khofifah, apel adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Dengan sinergitas lintas sektor, risiko bencana diharapkan bisa diminimalisir. 

Wilayah Jawa Timur, lanjut Khofifah, pada November hingga awal tahun 2026 berpotensi menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir, cuaca ekstrim, longsor, gelombang tinggi hingga angin kencang. 

“Lewat apel ini kita juga ingin personel maupun sarana prasarana peralatan penanggulangan bencana siap siaga mengantisipasi situasi darurat di wilayah Jawa Timur saat musim hujan," sambungnya.

Khofifah optimis kolaborasi mulai unsur Polda Jatim, TNI, BPBD hingga Basarnas merupakan salah satu kunci melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalkan dampak yang mungkin terjadi.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Wilayah Jawa Timur dilakukan serentak se-Indonesia. 

“Kita cek kembali dari mulai awak personel atau Sumber Daya Manusia nya, kemudian peralatan. Ini harus benar-benar siap karena dari kemarin mulai ada perubahan iklim musim kemarau ke musim hujan,” tutur Nanang. (*)

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore