Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 November 2025, 20.09 WIB

KontraS Kawal Kasus Reno Syahputra Dewo: Polisi Harus Usut Siapa yang Bertanggung Jawab!

Proses pemakaman Reno Syahputra Dewo di TPU Putat Gede, Surabaya, Minggu (9/11). (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

Proses pemakaman Reno Syahputra Dewo di TPU Putat Gede, Surabaya, Minggu (9/11). (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Sempat dilaporkan hilang selama dua bulan, saat terjadi kerusuhan di Jakarta akhir Agustus 2025, jasad Reno Syahputra Dewo ditemukan di Gedung ACC Kwitang, Jakarta Pusat pada Kamis (30/10). Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Laboratorium Pusdokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti dalam konferensi pers tentang temuan dua kerangka manusia di Gedung ACC Kwitang, Jakarta, Jumat (7/11). 

"Dari hasil pemeriksaan DNA dan odontologi forensik bahwa nomor post mortem 0080 cocok dengan ante mortem 002, sehingga teridentifikasi sebagai Reno Syahputra Dewo, anak biologis dari Bapak Muhammad Yasin," kata Sumy Hastry. 

Koordinator KontraS (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan), Dimas Bagus Arya, menilai pernyataan polisi soal Reno sebagai korban pembakaran gedung harus diikuti penyelidikan menyeluruh.

"Kepolisian tidak boleh berhenti hanya pada kesimpulan identifikasi korban, tetapi wajib memastikan proses penyelidikan dan penegakan hukum yang transparan dan berpihak pada keluarga korban," tutur Dimas, Minggu (9/11).

Menurutnya, kasus Reno adalah bukti kegagalan negara dalam melindungi kebebasan berekspresi warganya. Karena itu, aparat negara seharusnya berbenah tentang cara menangani aksi atau unjuk rasa. 

"Saat ini keluarga sedang berduka atas adanya hasil temuan, yang pasti Kepolisian harusnya tidak hanya berhenti pada tahap identifikasi, tetapi segera mengusut tuntas siapa yang bertanggung jawab," imbuhnya. 

KontraS akan terus mengawal kasus ini, memastikan hak keluarga korban terpenuhi, dan mendesak negara mengevaluasi tindakan aparat, serta menjamin kebebasan berekspresi dan rasa aman masyarakat ke depan.

Saat ini, jenazah Reno Syahputra Dewo sudah dimakamkan di TPU Putat Gede, Kecamatan Sawahan, Surabaya pada Minggu (9/11) sekitar pukul 10.30 WIB. 

Sementara jenazah Muhammad Farhan Hamid yang ditemukan bersama Reno di Gedung ACC Kwitang, juga sudah dimakamkan di TPU Budidarma, Semper Timur, Jakarta Utara pada Sabtu (8/11).

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore