
Pelaku Pembunuhan PSK di Sidoarjo Terancam 15 Tahun Penjara, Begini Kronologinya. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Dengan seragam tahanan berwarna orange, FLBN, 27 tahun, warga Kota Malang, tertunduk lesu, setelah menghabisi teman kencannya di sebuah hotel kawasan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.
Ia kini menjadi tersangka kasus pembunuhan terhadap perempuan Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial SS, 32 tahun, warga Subang, Jawa Barat. Keduanya diketahui berkenalan melalui aplikasi MiChat.
"Tersangka dengan korban telah melakukan kesepakatan Open BO lewat aplikasi MiChat," tutur Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Christian Tobing dalam konferensi pers di Mapolresta Sidoarjo, Selasa (18/11).
Keduanya sepakat untuk bertemu di salah satu hotel di kawasan Gedangan pada Kamis malam (13/11), dengan perjanjian melakukan hubungan badan sebanyak tiga kali dan biaya jasa Rp 4,5 juta.
Pertemuan mereka berjalan lancar hingga pada Jumat (14/11) sekitar pukul 01.30 WIB, tepatnya saat melakukan hubungan suami istri yang ketiga, tersangka tiba-tiba merasa takut ditagih karena tak membawa uang sama sekali.
Ketakutan itu mendorongnya melakukan perbuatan jahat. Tersangka lalu mencekik korban menggunakan tangan kanan. Sementara tangan kirinya membekap korban dengan bantal. Korban yang kehabisan napas pun lemas.
"Perbuatan tersebut dilakukan selama 10 menit hingga mengakibatkan korban tidak sadarkan diri. Sadar korban tak bergerak, tersangka buru-buru memakai baju dan keluar dari kamar hotel untuk melarikan diri," imbuhnya.
Tak berselang lama, teman korban datang untuk menjemput. Ia terkejut melihat temannya sudah dalam kondisi tak sadarkan diri dengan kondisi wajah tertutup bantal putih. Tak pikir panjang, teman korban berteriak mihta tolong.
"Sehingga tersangka FLBN berhasil diamankan di lokasi oleh keamanan hotel dan Polisi. Tersangka kemudian dibawa ke Rutan Mako Polresta Sidoarjo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," terang Kombes Pol Tobing.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan biasa dan 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian. FLBN terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
