Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 November 2025, 21.49 WIB

KA Barang Anjlok di Pasar Turi Surabaya, KA Jayabaya hingga Mutiara Timur Alami Keterlambatan

KA Barang Aksa Cargo anjlok di dekat stasiun PAsar Turi Surabaya dan sebabkan keterlambatan kereta lainnya. (Humas KAI Daop 8) - Image

KA Barang Aksa Cargo anjlok di dekat stasiun PAsar Turi Surabaya dan sebabkan keterlambatan kereta lainnya. (Humas KAI Daop 8)

JawaPos.com - Insiden anjloknya tiga rangkaian gerbong KA Barang Aksa Cargo (KA 2519) relasi Kalimas - Tanjung Priok di petak jalan dekat Stasiun Surabaya Pasar Turi, Rabu pagi (19/11), menyebabkan sedikitnya 4 perjalanan KA terganggu. 

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan bahwa insiden ini berdampak pada keterlambatan empat perjalanan KA yang melintas menuju maupun dari Stasiun Surabaya Pasarturi.

"Kami memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan yang terjadi. KAI Daop 8 memastikan upaya percepatan normalisasi jalur terus dilakukan secara maksimal,” tutur Luqman, Rabu (19/11).

Berikut empat perjalanan KA yang mengalami keterlambatan, imbas insiden KA Barang anjlok:

Arah Surabaya Pasarturi - Surabaya Gubeng

1. KA 92 - 93 Jayabaya relasi Pasar Senen - Malang
2. KA 209 Mutiara Timur relasi Surabaya Pasarturi - Ketapang
3. KA 476 Commuter Line Jenggala relasi Indro - Mojokerto 

Kereta Arah Surabaya Gubeng - Surabaya Pasarturi

1. KA 446 Commuter Line Arjonegoro relasi Sidoarjo - Surabaya Pasarturi

Selain melakukan penyesuaian operasional pada perjalanan KA, KAI Daop 8 juga memberikan kompensasi sesuai dengan Permenhub Nomor PM 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api. 

"KAI Daop 8 Surabaya memfasilitasi pembatalan tiket bagi pelanggan yang terdampak keterlambatan tinggi. Pengembalian dilakukan di loket stasiun dengan bea kembali 100 persen," imbuhnya. 

Di sisi lain, KAI Daop 8 Surabaya juga telah menerjunkan tim untuk mengevakuasi rangkaian KA Barang Aksa Cargo yang anjlok. Setelah itu, akan dilakukan pemeriksaan rel dan normalisasi jalur secara bertahap. 

“Pelayanan kepada pelanggan tetap menjadi fokus utama kami, termasuk menyiapkan rangkaian alternatif dan mengatur overstapen guna mengurangi dampak keterlambatan,” tegas Luqman. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore