Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Desember 2025, 06.34 WIB

Pulang ke Tasikmalaya, Bocah 7 Tahun yang Ditinggal Ayahnya Kini Dirawat Ibu Kandung

Unit PPA Satreskrim Polres Gresik telah melakukan mediasi terhadap pihak keluarga. Alhasil, bocah malang itu telah kembali ke ibu kandungnya ke Tasikmalaya. (Ludry Prayoga/Jawa Pos) - Image

Unit PPA Satreskrim Polres Gresik telah melakukan mediasi terhadap pihak keluarga. Alhasil, bocah malang itu telah kembali ke ibu kandungnya ke Tasikmalaya. (Ludry Prayoga/Jawa Pos)

JawaPos.com - Polemik penelantaran anak 7 tahun berinisial R akhirnya menemukan kata damai. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik telah melakukan mediasi terhadap pihak keluarga. Alhasil, bocah malang tersebut telah kembali ke ibu kandungnya di Tasikmalaya.

Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hendri Hadiwoso menuturkan, pihaknya telah mempertemukan pihak keluarga. Baik pihak keluarga asal Tasikmalaya serta warga asal Kecamatan Cerme yang menjadi rumah singgah R selama 2 tahun terakhir. "Masing-masing pihak sepakat berdamai. Saat ini anak tersebut sudah dibawa oleh ibu kandungnya ke Tasikmalaya," bebernya.

Hendri menjelaskan, asal mula polemik hak asuh tersebut. Bermula saat kedua orang tua R berpisah pada 2023 silam. Yakni, ayahnya berinisial MI, 33; dan ibu kandungnya berinisial AM, 27. Mereka berasal dari Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya. "Anak R diasuh oleh ayahnya. Lalu pergi merantau ke Gresik," ucap Hendri.

Di Kota Pudak, bertemu dengan seorang wanita di Kecamatan Cerme. Ayahnya mulai menjalin hubungan dan berencana untuk menikah. Dalam masa itu, MI meminjam uang Rp 25 juta kepada kekasih barunya itu. Termasuk menitipkan R untuk mengasuh sementara waktu. "Dengan alasan untuk memperbaiki mobilnya yang rusak di Tasikmalaya. Rencananya mau dibawa ke Gresik," beber Hendri.

Rupanya, hal tersebut hanya modus belaka. Hingga dua tahun berselang, MI tak kunjung kembali untuk menjenguk anaknya. Meski demikian, wanita tersebut masih merawat dan mengasuh hingga menyekolahkannya. "Terungkap setelah petugas sensus melakukan pendataan penduduk," lanjut Hendri. 

Hasil pemeriksaan, rupanya MI sudah menikah dengan wanita lain di Tasikmalaya. Pihak Dinsos pun berkoordinasi dengan Dinsos Tasikmalaya untuk mencari ibu kandung R. "Ditindaklanjuti mediasi bersama pihak Dinsos. Sehingga telah disepakati anak tersebut dirawat oleh ibu kandungnya," pungkas Hendri. (yog)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore