Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Desember 2025, 03.05 WIB

Kerusakan Jalan Daendles di Gresik Utara Ganggu Akses Warga

Kerusakan Jalan Daendles di Gresik utara mengganggu akses warga. (Galih Wicaksono/ Jawa Pos) - Image

Kerusakan Jalan Daendles di Gresik utara mengganggu akses warga. (Galih Wicaksono/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Warga Gresik utara belakangan mengeluh karena kerusakan Jalan Daendles. Selain berlubang, jalan aspal itu juga bergelombang di banyak titik. Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) bakal melakukan pemeliharaan sepanjang 13 kilometer.

Pemeliharaan itu dimulai dari Manyar hingga Kecamatan Sidayu. Panjangnya sekitar 13 kilometer. “Tapi pemeliharaan hanya spot-spot berlubang atau bergelombang,” ucap Kepala PPK 4.3 Jatim BBPJN Jatim-Bali Yudi Dwi Prasetya.

Pemeliharaan itu dimulai secara multiyears hingga tahun 2027 mendatang. Saat ini proyek tersebut sudah memiliki pemenang pelaksananya. “Tidak menyeluruh ya kerusakannya, kebanyakan di sisi utara yang rusaknya cukup banyak,” jelasnya.

Yudi melanjutkan bahwa tahun 2026 banyak pekerjaan di Jalan Manyar. Di antaranya pembongkaran dan pembangunan Jembatan Manyar, pelebaran jalan Manyar tahap 2, dan rehabilitasi Jalan Manyar - Sidayu.

Syaifudin, warga Bungah mengatakan bahwa kerusakan di jalan nasional itu memang cukup mengkhawatirkan. Apalagi pada titik yang bergelombang karena dapat membuat sepeda motor oleng. “Jadi perlu hati-hati jika melintas, jalan itu merupakan jalan utama truk-truk besar,” ucapnya.

Pihaknya berharap segera dilakukan perbaikan. Sebab jalan itu merupakan akses utama warga Gresik utara menuju ke kota. “Pada jam bekerja sangat padat. Ditambah jalannya berlubang dan bergelombang. Bahaya,” pungkasnya. (son)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore