
Luapan Kali Lamong di wilayah Gresik Selatan mulai berangsur surut pada Jumat (26/12). (Istimewa)
JawaPos.com-Luapan Kali Lamong di wilayah Gresik selatan mulai berangsur surut pada Jumat (26/12). Meski demikian, masih ada 5 desa di wilayah Kecamatan Cerme yang terendam.
Kondisi tersebut membuat BPBD Gresik masih menetapkan status siaga. Pasalnya, terdapat tren peningkatan tinggi muka air (TMA) hulu Kali Lamong. Tepatnya di Desa Bengkelo Lor Kecamatan Benjeng.
"Dengan ketinggian air berkisar 4,7 meter. Masih terus kami pantau," papar Kepala BPBD Gresik Sukardi.
Hujan intensitas tinggi di wilayah Mojokerto dan Lamongan juga menjadi faktor penyebab tingginya TMA. Meski demikian, Kali Lamong yang sempat meluap mulai terpantau surut.
"Air masih menggenangi 5 desa di Kecamatan Cerme," kata Sukardi.
Wilayah tersebut antara lain Desa Dadapkuning, Dungus, Gurang Anyar, Morowudi, dan Pandu. Setidaknya, ada sekitar 50 rumah dan 70 hektare sawah terendam.
"Dengan ketinggian air berkisar 15 sentimeter," terang Sukardi.
Desa Morowudi menjadi kawasan paling parah. BPBD pun telah mendirikan dapur umum mandiri yang dipusatkan di Dusun Ngebret.
"Ada potensi meningkat. Mengingat potensi hujan deras dan angin masih kemungkinan terjadi," tandas Sukardi.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
