Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Desember 2025, 20.12 WIB

Nekat Masuk Surabaya saat Tahun Baru? Pengendara Tanpa Kepentingan Siap-Siap Dipaksa Putar Balik

Ilustrasi penyekatan di Bundaran Cito. (Dok/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi penyekatan di Bundaran Cito. (Dok/Jawa Pos)

JawaPos.com-Surabaya kerap menjadi destinasi bagi warga di sekitarnya untuk merayakan momen pergantian tahun alias malam tahun baru. Oleh karena itu, Polrestabes Surabaya akan memperketat pengamanan saat malam pergantin tahun. Ratusan personel pun dikerahkan untuk melakukan penyekatan di 12 titik perbatasan.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan, penyekatan ini harus dilakukan sebagai langkah antisipasi dari gangguan kamtibmas.

’’Penyekatan dilakukan di 12 titik perbatasan wilayah Kota Surabaya, di Bundaran Cito, Berbek Industri, Eks Giant Pondok Tjandra, Merr Gunung Anyar, Jembatan Baru Karang Pilang," tutur AKBP Galih, Rabu (31/12).

Di sisi Surabaya Barat, titik penyekatan atau rekayasa lalu lintas malam tahun baru akan dilakukan di Romokalisari (Benowo), perbatasan Benowo-Menganti, dan perbatasan Lakarsantri-Menganti.

Kemudian di sisi utara Surabaya, penyekatan akan dilakukan di Simpang Empat Dupak-Demak, di Simpang Empat Kedung Cowek-Kenjeran, di Simpang Tiga Indrapura-Rajawali, dan di Rajawali-Jembatan Merah.

"Kami akan melaksanakan rekayasa arus lalu lintas di perbatasan wilayah pada jalur-jalur yang dilewati warga untuk masuk ke Surabaya. Pembatasan akses masuk (penyekatan) mulai pukul 17.00 WIB," imbuhnya.

AKBP Galih menegaskan, bagi masyarakat luar kota yang nekat masuk Kota Surabaya tanpa ada kepentingan mendesak, akan langsung dipaksa berputar balik oleh petugas di 12 titik penyekatan tersebut. ’’Pengendara yang tidak memiliki kepentingan yang jelas di Surabaya akan kami arahkan kembali. Ini untuk mengantisipasi kepadatan dan potensi gangguan kamtibmas,” tukas AKBP Galih. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore