Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Januari 2026, 02.27 WIB

Arus Balik Libur Nataru Penyebrangan Bawean - Gresik Diprediksi Terjadi Gelombang Tinggi

Penyebrangan menuju ke Bawean masih berlangsung karena kondisi perairan Gresik - Bawean masih stabil kemarin (1/1). (Galih/JawaPos) - Image

Penyebrangan menuju ke Bawean masih berlangsung karena kondisi perairan Gresik - Bawean masih stabil kemarin (1/1). (Galih/JawaPos)

JawaPos.com - Arus balik liburan Natal dan Tahun Baru yang berlangsung pada tahun 2026 dari Pulau Bawean diperkirakan akan menghadapi beberapa kendala. Hal ini disebabkan oleh informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mencatat adanya potensi gelombang tinggi pada hari Sabtu, 3 Januari mendatang.

Pada hari kemarin, yaitu 1 Januari, tidak ada jadwal pelayaran dari Bawean menuju Gresik. Aktivitas penyebrangan untuk arus balik baru akan dimulai pada hari ini, 2 Januari. "Kami memprediksi bahwa para pemudik akan mulai kembali pada hari Jumat," ungkap Taufik, Staf Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Gresik.

Sementara itu, Kepala BMKG Bawean, Usman Kholid, menjelaskan bahwa gelombang di perairan Gresik - Bawean masih berada di bawah 1 meter hingga kemarin. Namun, diperkirakan akan mengalami peningkatan mulai hari ini. "Pada hari Sabtu, tinggi gelombang diprediksi akan mencapai 2,5 meter," tambahnya.

Walaupun demikian, pihak BMKG akan terus memberikan pembaruan mengenai prakiraan cuaca terbaru. Jika cuaca buruk terjadi, maka izin pelayaran tidak akan dikeluarkan untuk menjaga keselamatan para penumpang.

Peringatan terkait cuaca buruk juga dikeluarkan oleh BMKG Juanda. Peringatan ini memperingatkan adanya cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung hingga 10 Januari mendatang.

Menurut catatan Dinas Perhubungan Gresik, selama periode libur Natal dan Tahun Baru, terdapat sekitar 2.382 penumpang yang melakukan perjalanan mudik, baik dari dalam maupun luar negeri. 

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore