Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Januari 2026, 02.15 WIB

Pelunasan Haji Tahap Kedua Jatim Dibuka, 75 Persen CJH sudah Bayar Penuh  

 

Plt Kanwil Kemenhaj Jawa Timur, Asadul Anam mengatakan pelunasan biaya haji tahap kedua sudah dibuka. (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com-Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Jawa Timur terus berupaya menuntaskan proses pelunasan pembayaran biaya haji untuk pelaksanaan 2026/ 1447 H. Pelunasan tahap kedua pun dibuka.

Plt Kepala Kanwil Kemenhaj Jawa Timur Asadul Anam mengatakan pelunasan tahap kedua di Jatim dibuka sejak Jumat (2/1). Pada tahap pertama, sebanyak 75 persen CJH dari total kuota 42.409 sudah melakukan pelunasan.

"Kami sudah menerima pelunasan dari sekitar 75 persen CJH. Sementara sisanya itu 25 persen atau sekitar 10.025 jamaah, akan dikebut pada pelunasan tahap kedua," tutur Asadul di Surabaya, Minggu (4/1).

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Kepres Nomor 34 Tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji atau BPIH Tahun 1447 H/2026 M, yang bersumber dari Bipih dan nilai manfaat.

Berdasarkan salinan Keppres yang tersebut, besaran Bipih Embarkasi Surabaya adalah Rp 60.645.422. Bipih yang dibayarkan CJH akan digunakan untuk menutup kebutuhan jamaah selama di Tanah Suci.

Plt Kepala Kanwil Kemenhaj Jatim mengungkapkan ada beberapa faktor yang membuat calon jamaah haji (CJH) terlambat melakukan pelunasan. Mayoritas karena istitoah (dokumen verifikasi kesehatan).

"Ada jamaah yang istitoahnya belum keluar atau masih dalan proses pengobatan, sehingga perlu dimasukkan dalam pelunasan tahap kedua. Ada juga jamaah yang sudah istitoah, tetapi masih ada problem lain," imbuhnya.

Asadul Anam optimis pelunasan tahap kedua CJH Jatim bisa tuntas pada Jumat, 9 Januari 2026. Terlebih hingga kini, Kanwil Kemenhaj Jatim sudah menerima sekitar 3 ribu pembayaran CJH.

"Karena kemarin kami satu hari bisa mencapai 3.000 pelunasan. Jadi kalau tinggi-tingginya pelunasan, bisa ada selesai dalam tiga hari saja, paling lambat ya 9 Januari 2026 itu," papar Asadul.

Lebih lanjut, Asadul menyebut pelunasan tahap kedua ini juga mengakomodasi CJH lansia dan pendamping, yang belum tercover pada tahap pertama. Untuk mengantisipasi kekurangan, pihaknya juga menyiapkan skema cadangan.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore