Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Januari 2026, 19.37 WIB

Beban Embarkasi Surabaya Terlalu Padat, Kemenhaj Lirik Bandara Dhoho Kediri untuk Haji 2027

Ilustrasi jemaah haji Embarkasi Surabaya saat tiba di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. (Dokumentasi PPIH Surabaya)

JawaPos.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI berencana mengalihkan sebagian pemberangkatan jamaah haji Jawa Timur ke Bandara Internasional Dhoho, Kediri pada pelaksanaan ibadah haji 2027.

Kabar ini disampaikan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf, saat membuka seleksi CAT Petugas Haji Daerah dan meninjau kesiapan Asrama Haji Sukolilo, Surabaya pada Kamis siang kemarin (22/1).

"Bandara Kediri kami pilih sebagai alternatif embarkasi, karena secara teknis sudah memenuhi syarat semuanya, tinggal tahun depan kita siapkan," ucap ulama yang akrab disapa Gus Irfan itu.

Menurutnya, keberadaan Bandara Internasional Dhoho dinilai strategis untuk melayani jamaah haji dari Jawa Timur bagian selatan. Langkah ini sekaligus mengurangi kepadatan keberangkatan di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.

"Sebetulnya kita bisa (menggunakan Bandara Internasional Dhoho, Kediri) tahun ini, tetapi karena kesiapannya baru muncul belakangan, jadi agak terlambat, sehingga kita pastikan tahun depan kita pakai Kediri," imbuhnya.

Sebagai informasi, Embarkasi Surabaya menjadi salah satu embarkasi terpadat dalam penyelenggaraan haji. Pada 2025, Embarkasi Surabaya melayani 36.845 jemaah haji, yang terbagi dalam 97 kelompok terbang.

Sementara pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini (2026), dari total 528 kelompok terbang nasional, Embarkasi Surabaya menjadi titik keberangkatan kloter paling banyak, yakni sejumlah 116 kloter.

Pasalnya, Embarkasi Surabaya tidak hanya melayani keberangkatan jamaah dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur saja, tetapi juga dari jemaah dari Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur.

Kepadatan ini menjadi perhatian Kemenhaj RI. Mereka berupaya mengurai beban Embarkasi Surabaya dengan mengalihkan sebagian keberangkatan jamaah melalui Bandara Internasional Dhoho, Kediri.

"Nggak ada Asrama Haji di Kediri. (Nanti pembagiannya jamaah bagaimana?) Ya tentu kita bagi mana yang lebih dekat, supaya lebih efisien, lebih efektif, tidak terlalu memberikan rasa capek kepada jamaah," tukas Irfan. 

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore