
Sejumlah kontainer jatuh ke laut saat proses bongkar muat Kapal Pasific 88 di Pelabuhan Tanjung Perak, 1 pekerja dilaporkan hilang. (Humas Pelindo)
JawaPos.com - Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur menyelidiki insiden jatuhnya petikemas Kapal Pacific 88 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, yang menelan satu korban jiwa.
DirPolairud Polda Jawa Timur, Kombes Pol Arman Asmara menyampaikan, dua personel telah ditugaskan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab Kapal Pacific 88 miring pada Senin (2/2) kemarin.
"Polairud menunjuk dua personel gakkum dari Seksi Intel dan Seksi Sidik, kemudian ditambah dengan personel patroli untuk mengamankan areal wilayah tempat jatuhnya kontainer KM Pacific," tuturnya, Selasa (3/3).
Dari hasil penyelidikan sementara, saat insiden terjadi, sebanyak 6 orang berada di atas Kapal Pacifik 88. Mereka adalah 4 Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKMB), 1 Anak Buah Kapal (ABK), dan 1 Foreman PMT.
Saat proses bongkar muat berlangsung, Kapal Pacific 88 tiba-tiba miring, yang mengakibatkan sejumlah kontainer atau peti kemas di kapal berjatuhan dan seorang TKMB bernama Kasbi, 68 tahun, tercebur ke laut.
"Untuk penyelidikan masih berproses. Kita mendapatkan infromasi awalnya ada satu kontainer (yang jatuh), namun fakta di lapangan, ditemukan sekitar 4 kontainer yang jatuh dan di situ ada 1 korban jiwa," imbuhnya.
Ditpolairud Polda Jawa Timur akan terus berupaya melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab insiden Kapal Pacific 88 tiba-tiba miring dan mengakibatkan satu pekerja meninggal dunia.
"Kita akan melaksanakan penyelidikan dan berkoordinasi dengan stakeholder di bidang maritim, untuk mengetahui penyebab (insiden) jatuhnya kontainer hingga menyebabkan orang meninggal," tegas Kombes Pol Arman.
Sebelumnya, Senior Manager Hukum dan Humas PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3, Karlinda Sari mengatakan insiden Kapal Pacifik 88 terjadi di Dermaga Jamrud Selatan, Senin (2/2) sekitar pukul 04.00 WIB.
Insiden bermula saat proses bongkar muat di Kapal Pacifik 88 berlangsung. Saat itu, Kapal miring ke arah darat dan menjadi tidak seimbang. Sejumlah petikemas atau kontainer berjatuhan ke laut.
"Beberapa petikemas jatuh ke laut di sisi dekat dermaga. Untuk penyebab kemiringan kapal masih diinvestigasi pihak terkait. Pelindo Regional 3 membantu proses evakuasi Kapal Pacific 88," tutur Karlinda.
Pasca insiden ini, Tim SAR gabungan berupaya mencari keberadaan Kasbi yang tercebur ke laut. Setelah berjibaku belasan jam, korban berhasil ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke darat dan dibawa ke Rumah Sakit PHC, Jalan Prapat Kurung Selatan No.1, Perak Utara, Pabean Cantian, Kota Surabaya untuk penanganan medis lanjutan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
