
Mayor Jenderal TNI (Purn.) Firman Dahlan, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan GSN (kiri) dan Bupati Fandi Akhmad Yani (kanan) menjajal naik becak listrik (4/2).
JawaPos.com - Para pengemudi becak kini tidak perlu lagi mengayuh ketika mengangkut penumpang atau barang. Pada tanggal 4 Februari, sebanyak 200 unit becak listrik yang merupakan bantuan dari Presiden Prabowo telah disalurkan kepada mereka. Bantuan ini tidak hanya ditujukan untuk transportasi, tetapi juga untuk mendukung sektor pariwisata.
Bantuan tersebut disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) sebagai bagian dari program pemerintah yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan. Mayor Jenderal TNI (Purn.) Firman Dahlan, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha GSN, menekankan bahwa becak listrik ini merupakan bentuk perhatian Presiden kepada pekerja di sektor informal, terutama bagi pengemudi becak yang berusia 50 tahun ke atas.
“Hari ini kami mendistribusikan 200 unit. Dengan demikian ada bantuan dari presiden kepada lansia dengan harapan tetap semangat mencari pendapatan dan bisa bersaing dengan transportasi lain,” ungkapnya.
Di masa mendatang, para penerima becak listrik tersebut akan mendapatkan garansi selama satu tahun. Pemerintah daerah juga berencana untuk menyediakan stasiun pengisian ulang baterai. “Jadi bisa membantu pemda dalam pariwisata. Dan juga diharapkan dari pemda menyiapkan jalur-jalur yang aman, sehingga bisa dimanfaatkan untuk pengemudi becak listrik yang sudah dilatih,” tambahnya.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyambut positif inisiatif ini. Ia menilai bahwa pendistribusian becak listrik merupakan langkah kemanusiaan yang tidak melibatkan birokrasi yang rumit. “Ini sangat membantu dalam rangka peningkatan kesejahteraan khususnya para pengemudi becak berusia lanjut,” jelasnya.
Ia juga menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan PLN untuk mendirikan stasiun pengisian listrik di tempat-tempat umum seperti pasar dan alun-alun. “Stasiun pengisian ini memudahkan pengemudi untuk mengisi ulang baterai. Kami juga akan berkoordinasi dengan Polres Gresik dan Dishub terkait jalur dan keselamatan. Saya juga pesan kepada penerima agar dirawat dan dijaga,” tambahnya.
Salah satu penerima, Rukiman (80) dari Balongpanggang, menyatakan kebahagiaannya atas bantuan becak listrik yang dianggapnya akan mempermudah pekerjaannya. “Kalau becak manual kan capek, kalau becak listrik kan enak tinggal gas aja. Becak listrik ini gak sulit kayaknya, ini cuma awal-awal aja jadi agak kurang lancar,” tuturnya.
