Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Februari 2026, 05.33 WIB

Hujan dan Angin Kencang Rusak Gudang Terminal Kalimas, Pelindo Pastikan Nihil Korban

Sejumlah gudang di Terminal Kalimas Surabaya rusak setelah diterjang hujan deras dan angin kencang, Rabu dini hari (11/2). (Humas Pelindo Regional 3) - Image

Sejumlah gudang di Terminal Kalimas Surabaya rusak setelah diterjang hujan deras dan angin kencang, Rabu dini hari (11/2). (Humas Pelindo Regional 3)

JawaPos.com - Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang melanda kawasan Terminal Kalimas, Surabaya, Rabu dini hari (11/2), mengakibatkan sejumlah fasilitas pergudangan rusak dan porak poranda.

Sub Regional Head Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Purwanto Wahyu Widodo mengatakan kerusakan parah terjadi di gudang 611 yang kosong dan gudang 612 yang berisi komoditas.

Akibatnya, akses keluar-masuk di Pos 4 Kalimas juga sempat mengalami gangguan. Sebagai langkah tanggap darurat, PT Pelindo Regional 3 melakukan pengamanan dan penutupan kargo untuk mencegah dampak lanjutan.

"Kami memberlakukan kebijakan rekayasa lalu lintas operasional dengan skema in dan out untuk memastikan kelancaran aktivitas logistik. Saat ini, proses evakuasi fasilitas rusak terus dilakukan," ucap Purwanto, Rabu (11/2).

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pembersihan area terdampak, perbaikan jaringan listrik, serta pemulihan sistem pendukung operasional di kawasan Kalimas juga terus dilakukan.

"Fokus utama kami adalah pengamanan kargo pelanggan, percepatan pemulihan fasilitas, serta menjaga kelancaran operasional. Secara umum, kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Kalimas tetap berjalan normal," imbuhnya.

Sementara itu, Branch Manager Kalimas Subholding Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya mengatakan proses penanganan pasca insiden yang dilakukan Pelindo tidak mengganggu kegiatan operasional Kalimas.

“Kami langsung melakukan langkah mitigasi segera setelah kejadian, termasuk penutupan kargo serta pengamanan area gudang yang terdampak. Saat ini aktivitas bongkar muat di Terminal Kalimas tetap lancar," ucap Ana.

Sebagai informasi, BMKG memperkirakan potensi cuaca ekstrem akibat pengaruh Monsun Asia dan dinamika atmosfer, akan melanda wilayah Jawa Timur, termasuk Kota Surabaya, hingga Februari 2026. 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore