Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Februari 2026, 02.57 WIB

Telan Anggaran Rp 13 Miliar, Jembatan Bubak Mojokerto Resmi Dibuka Kembali

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan Jembatan Bubak Mojokerto.  (Humas Pemprov Jatim) - Image

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan Jembatan Bubak Mojokerto. (Humas Pemprov Jatim)

JawaPos.com-Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto resmi dibuka kembali, usai sebelumnya putus akibat terjangan banjir. Pembangunan ulang jembatan tersebut menelan anggaran Rp 13 Miliar.

Kehadiran jembatan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi barang, serta aktivitas sosial dan keagamaan di wilayah Mojokerto.

Jembatan dengan rangka baja standar sepanjang 60 meter dan lebar 7 meter ini diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

"Momentum peresmian terasa istimewa karena bertepatan 1 Ramadhan 1447 H. Semoga hadirnya Jembatan Bubak menjadi simbol penguatan silaturahmi sekaligus berkah bagi Warga Gondang," ucap Khofifah.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur bukan sekadar membangun fisik. Tetapi membangun konektivitas, harapan dan masa depan. Khofifah optimis kehadiran jembatan Bubak berdampak pada perputaran ekonomi dua desa.

Jembatan Bubak dibangun oleh Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur dan Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, dengan desain yang tidak hanya kokoh dan fungsional, tetapi juga indah dan fotogenik.

"Kita melihat bersama, Jembatan Bubak menjadi ikon dan magnet baru wilayah Gondang. Saya mendapat laporan kawasan ini berkembang menjadi pusat kegiatan masyarakat, termasuk tumbuhnya pelaku UMKM," imbuhnya.

Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat bersama-sama. Jangan sampai keindahan, kebersihan, dan estetika jembatan dirusak aksi vandalisme, premanisme maupun tindakan yang tidak bertanggung jawab.

"Tolong dijaga pemanfaatan Jembatan Bubak, dijaga kebersihan sampahnya termasuk sampai proses pemagaran kanan kiri berlangsung aman dan nyaman sehingga jembatan bisa dinikmati oleh masyarakat Mojokerto," ucap Khofifah.

Di sisi lain, Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra menyampaikan terima kasih karena Jembatan Bubak yang lama dinantikan warga Desa Gondang dan Kebontunggul akhirnya dapat diresmikan.

"Tahun 2024 bencana banjir membuat Jembatan Bubak terputus sehingga warga pesimis. Tentu hal ini tidak hanya menjadi penghubung tetapi menjadi ikon baru bagu UMKM di Kecamatan Gondang," ucapnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore