Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Februari 2026, 03.27 WIB

BPBD Gresik: Siaga Merah Kali Lamong, Air di Hulu dan Hilir Naik

BPBD Gresik melaporkan status tinggi muka air (TMA) Kali Lamong mengalami peningkatan. Kondisi siaga merah di kawasan hulu maupun hilir. (Ludry Prayoga/Jawa Pos)

JawaPos.com–Curah hujan tinggi yang melanda Kota Pudak dalam beberapa hari terakhir. Hal itu memicu kekhawatiran.

Hingga Selasa (24/2), BPBD Gresik melaporkan status tinggi muka air (TMA) Kali Lamong mengalami peningkatan. Kondisinya siaga merah pada kawasan hulu maupun hilir.

Kepala BPBD Gresik Sukardi menjelaskan intensitas hujan di Kota Pudak terbilang ringan. Namun, hujan yang turun dalam waktu cukup lama. Terutama pada sore hingga malam hari.

”Melanda wilayah hulu dan hilir Kali Lamong. Kondisi serupa terjadi di wilayah Lamongan dan Mojokerto,” ujar Sukardi.

 Mantan Camat Cerme itu menjelaskan, kondisi hulu Desa Bengkelolor Kecamatan Benjeng berstatus siaga merah. Dengan ketinggian TMA mencapai 5,53 meter. Situasi serupa juga terjadi di wilayah hilir, tepatnya Desa Boboh Kecamatan Menganti dengan TMA mencapai 4,94 meter.

”Ada tren kenaikan air, terlebih pantauan cuaca masih akan berpotensi turun hujan,” ujar Sukardi.

Dikhawatirkan, kondisi tersebut memicu banjir luapan Kali Lamong. Akibat sungai tidak mampu lagi menampung debit air hingga meluber ke pemukiman warga.

BPBD pun terus memberikan himbauan kepada pemangku kebijakan. Khususnya pada wilayah yang rawan terjadi banjir. Antara lain Kecamatan Benjeng, Balongpanggang, Cerme, hingga Menganti.

”Kami minta agar terus bersiaga. Khususnya masyarakat yang bermukim dekat dengan aliran sungai,” tandas Sukardi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore