
Mechalens AI. (Dok. Mechalens)
JawaPos.com - Jika mendengar nama AI tools, tentu yang tersentak di pikiran adalah berbagai platform AI yang telah terkenal di dunia, seperti ChatGPT, Gemini AI, Grok, hingga Deepseek. Namun, semua AI tools tersebut merupakan karya perusahaan global, bukan lokal, yang sukses dengan platform AI-nya.
Kini, Indonesia tak ingin ketinggalan dengan kehadiran Mechalens, AI tools asli Indonesia pertama yang mampu menghasilkan gambar dan video dari AI. Tentunya hal ini hadir di tengah pesatnya perkembangan AI tools untuk content creator, serta kebutuhan untuk AI yang semakin tinggi.
Tools ini dikembangkan oleh AICO Community, komunitas AI terbesar di Indonesia, Mechalens pun bisa diakses dengan mudah di https://mechalens.ai. Menariknya, beberapa kreator lokal telah mencoba Mechalens melalui lomba “Ini Pahlawan Gue”, sebuah video AI challenge untuk merayakan 80 tahun Kemerdekaan Indonesia.
Konten kreator, Rendy Lawinata, mengaku sangat puas dengan hasil video yang dihasilkan Mechalens dan terkesan dengan kemudahan penggunaannya sejak awal mencoba.
“Mechalens bisa membuat video AI jadi lebih kreatif. Awalnya saya sempat bingung, ya, penasaran seperti apa hasilnya. Tapi setelah saya lihat di websitenya, ternyata Mechalens sudah menggunakan Sedense 1.0 Pro, hasilnya rapi, ekspresinya dapat, pergerakan kameranya pas, dan nggak ada anomali sama sekali,” kata Rendy dalam keterangannya, Minggu (12/10).
Selain memiliki performa yang powerful, mudah digunakan, dan ramah bagi kreator, Mechalens juga menghadirkan tampilan UI/UX yang modern dan intuitif. Fitur-fitur unggulannya pun meliputi instant preview dan dark mode yang mampu membuat proses editing terasa lebih nyaman.
Sementara itu, sistem login Google OAuth 2.0 menjamin pengalaman pengguna yang aman dan profesional. Alhasil, hasil videonya halus dan realistis, dengan kualitas hingga 1080p/24FPS.
Fleksibilitas rasio video (9:16, 16:9, 1:1, hingga 21:9) menjadikannya ideal untuk berbagai platform seperti TikTok, YouTube, dan Instagram. Tak hanya itu, fitur batch generation dan seed control juga memudahkan kreator untuk membuat banyak konten sekaligus, tentunya tanpa mengorbankan kualitas.
Menariknya lagi, Mechalens juga mendukung sistem pembayaran lokal seperti Virtual Account (VA) berbagai bank dan QRIS. Sejak awal Oktober 2025, Mechalens telah hadir dalam versi berbayar dengan harga yang tetap terjangkau dibandingkan dengan tools asing sekelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, konten kreator lainnya, Dika Karan pun menceritakan pengalamannya saat menjajal fitur Text-to-Video dan Image-to-Video Mechalens dengan model SeeDance Pro dan SeeDance Lite untuk menciptakan karya yang personal dan penuh makna.
“Bukan cuma soal bikin karya, tapi challenge ini juga jadi kesempatan buat saya bercerita tentang keluarga kecil lewat sentuhan AI. Pengalamannya terasa sangat personal sekaligus menyenangkan,” ungkap Dika.
Berbeda pula, konten kreator Rizal Purnama Nugraha menilai bahwa dia percaya platform AI lokal ini akan mampu menyaingi kualitas tools AI luar negeri, baik dari segi performa maupun hasil akhir.
“Pengalaman saya dengan Mechalens itu seperti punya partner kerja yang nggak pernah ngeluh. Simpel, mudah digunakan, tapi hasilnya powerful, bikin saya bisa berekspresi bebas tanpa drama,” tukas Rizal.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
