
Logo Microsoft terlihat di kantor pusat perusahaan di Issy-les-Moulineaux, dekat Paris, Prancis. (Reuters)
JawaPos.com — Microsoft dan perusahaan kecerdasan buatan asal Abu Dhabi, G42, mengumumkan ekspansi pembangunan pusat data berkapasitas 200 megawatt di Uni Emirat Arab (UEA). Proyek ini merupakan bagian dari komitmen investasi lebih dari USD 15 miliar (sekitar Rp250 triliun dengan kurs Rp16.690 per dolar AS) oleh raksasa teknologi asal Amerika Serikat tersebut di kawasan Teluk, yang tengah berkembang pesat sebagai pusat pertumbuhan kecerdasan buatan (AI) global.
Dilansir dari Reuters, Kamis (6/11/2025), proyek ekspansi tersebut akan direalisasikan melalui Khazna Data Centers, unit usaha G42 yang berfokus pada layanan penyimpanan dan pengelolaan data berskala besar. Fasilitas baru itu diharapkan mulai beroperasi sebelum akhir 2026 dan menjadi bagian penting dari infrastruktur komputasi awan (cloud) Microsoft di kawasan Timur Tengah.
Dalam pernyataannya, Microsoft menyebut investasi di UEA mencapai USD 7,3 miliar untuk periode 2023–2025, dengan tambahan USD 7,9 miliar pada 2026–2029. Investasi ini memperkuat kehadiran platform Azure di kawasan Teluk, sekaligus mendukung ambisi digital UEA yang tengah bertransformasi menuju ekonomi berbasis AI.
Menurut laporan The Wall Street Journal, ekspansi tersebut beriringan dengan persetujuan pemerintah Amerika Serikat terhadap ekspor chip canggih Nvidia untuk mendukung pembangunan pusat data di UEA.
“Microsoft telah memperoleh izin dari pemerintah AS untuk mengirim chip Nvidia ke UEA dan akan meningkatkan investasinya di sana,” tulis The Wall Street Journal. Persetujuan ini menjadi tonggak penting yang membuka jalan bagi percepatan pembangunan infrastruktur AI di kawasan.
Langkah ini juga menegaskan upaya geopolitik baru di balik bisnis teknologi. Di satu sisi, UEA berupaya memosisikan diri sebagai pusat AI global dengan menggandeng mitra Barat, sementara di sisi lain, Amerika Serikat memperkuat jangkauan teknologinya di Timur Tengah di tengah kekhawatiran terhadap kedekatan UEA dengan Tiongkok.
“Dari sudut pandang kami, ini adalah investasi penting untuk memenuhi kebutuhan penggunaan AI yang terus meningkat,” ujar Presiden Microsoft, Brad Smith, dikutip dari Reuters.
Microsoft sebelumnya telah menanamkan modal sebesar USD 1,5 miliar pada 2024 untuk mengambil saham minoritas di G42. Perusahaan yang juga didukung oleh dana investasi Mubadala dan investor global Ray Dalio ini dinilai memainkan peran strategis dalam membangun infrastruktur data dan layanan komputasi awan di kawasan Teluk.
Namun, sejumlah kalangan di Washington memperingatkan potensi risiko keamanan dari kesepakatan ekspor chip tersebut. Beberapa anggota Kongres menilai perlu ada pengawasan ketat agar teknologi sensitif tidak dialihkan ke pihak ketiga.
Meski demikian, UEA menegaskan seluruh proyek infrastruktur teknologi dijalankan sesuai standar keamanan internasional dan dalam kerangka kerja sama resmi dengan Amerika Serikat.
Dari sisi ekonomi, pengembangan kapasitas 200 megawatt ini mencerminkan betapa pentingnya akses terhadap daya komputasi dan energi dalam kompetisi AI global. Kawasan Timur Tengah dengan cadangan energi melimpah kini menjadi alternatif strategis bagi perusahaan teknologi Barat yang menghadapi keterbatasan pasokan listrik dan izin pembangunan di negaranya sendiri.
Kemitraan antara Microsoft dan G42 menjadi simbol dari pergeseran pusat gravitasi ekonomi digital dunia. Dari Silicon Valley ke Teluk Arab, inisiatif ini menandai babak baru persaingan global AI, di mana infrastruktur, energi, dan geopolitik berpadu dalam satu arah: memperkuat dominasi teknologi di era baru kecerdasan buatan. (*)
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
