Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 November 2025, 20.43 WIB

Bali Segera Punya Domain Internet .Bali, Susul Tokyo, Paris, dan New York

Ilustrasi domain internet .nyc yang dimiliki Kota New York. Bali akan punya domain geografis internet sendiri, yakni .Bali. (DNAinfo) - Image

Ilustrasi domain internet .nyc yang dimiliki Kota New York. Bali akan punya domain geografis internet sendiri, yakni .Bali. (DNAinfo)

JawaPos.com - Bali selangkah lagi akan memiliki identitas digitalnya sendiri di internet. Pemprov Bali bersama Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) resmi menandatangani kesepakatan bersama terkait pendaftaran dan pengelolaan domain tingkat tinggi geografis (GeoTLD) .Bali pada Kamis (27/11).

Kebijakan ini menandai babak baru bagi Bali untuk tampil sebagai region yang tidak hanya kuat secara budaya dan pariwisata, tetapi juga berdaulat di ruang digital global.

Jika selama ini domain geografis seperti .tokyo, .paris, atau .nyc menjadi simbol identitas kota-kota dunia, maka Bali kini bersiap bergabung dalam barisan wilayah yang punya “alamat digital” sendiri. 

GeoTLD dinilai mampu memperkuat branding daerah, meningkatkan visibilitas global, merapikan layanan digital pemerintah, hingga memberi tempat resmi bagi pelaku usaha dan masyarakat lokal di dunia maya.

Bagi Bali, nilai strategisnya bahkan lebih besar. Sebagai destinasi wisata internasional dengan kekayaan budaya yang sudah mendunia, kehadiran .Bali disebut dapat menjadi ruang digital resmi yang menyatukan narasi modern dan tradisi Bali dalam satu identitas global yang mudah dikenali.

"Kesepakatan ini bukan muncul tiba-tiba. Penjajakan antara Pemprov Bali dan PANDI telah berjalan panjang, seiring dibukanya peluang pendaftaran New gTLD ICANN yang dijadwalkan April 2026," jelas perwakilan Pandi melalui keterangannya.

Sebelumnya, Pandi bersama Universitas Udayana telah melakukan kajian teknis terkait Second-Level Domain Label Generation Rules untuk Aksara Bali, yang menghasilkan domain unik sebagai tonggak awal penguatan identitas digital lokal.

Proses menuju .Bali juga mencakup penyusunan konsep tata kelola domain, analisis regulasi, dan pendanaan jangka panjang.

Juga pemenuhan standar infrastruktur teknis ICANN, skema pengelolaan registry backend, hingga mekanisme verifikasi pengguna agar domain tidak hanya simbolik, tetapi aman dan dapat diandalkan.

Dengan kata lain, .Bali disiapkan bukan sebagai gimmick, tetapi sebagai ekosistem digital yang serius dan berstandar internasional.

Lewat kesepakatan resmi yang berlaku lima tahun ini, kedua pihak menyetujui sejumlah poin strategis.

Antara lain penggunaan nama Bali untuk pendaftaran GeoTLD, penyusunan kebijakan dan tata kelola domain, dukungan teknis DNS dan infrastruktur, layanan verifikasi dan operasional, dan pemanfaatan .Bali sebagai identitas digital resmi Pemprov Bali hingga program edukasi publik agar masyarakat memahami manfaat domain ini.

Dengan penandatanganan ini, Bali dan PANDI memasuki tahap paling krusial: persiapan aplikasi ke program ICANN New gTLD 2026. Proses ini akan menentukan apakah domain .Bali dapat resmi disetujui dan digunakan secara global.

Pemerintah Bali menilai domain ini sebagai bagian dari transformasi digital daerah—dari sektor pariwisata, UMKM, pendidikan, hingga layanan publik.

Identitas digital baru ini diharapkan mampu menjadi wajah Bali yang modern, berkarakter, dan tetap berakar pada nilai budaya yang kuat.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore