Ilustrasi tol Cipularang, salah satu jalur favorit di rute Bogor-Bandung. (Istimewa)
JawaPos.com - Libur panjang Isra Miraj pada Jumat, 16 Januari, diprediksi menjadi momen favorit masyarakat untuk bepergian ke luar kota. Salah satu rute yang selalu ramai saat libur panjang adalah perjalanan dari Jakarta menuju Tasikmalaya, Jawa Barat.
Selain menjadi kampung halaman banyak perantau, Tasikmalaya juga dikenal dengan wisata alamnya yang menenangkan.
Namun, menempuh perjalanan Jakarta–Tasikmalaya bukan perkara sepele.
Dengan jarak sekitar 260 kilometer, waktu tempuh bisa sangat bervariasi, mulai dari 4 jam hingga tembus 8 jam lebih, tergantung jalur yang dipilih dan kondisi lalu lintas. Salah memilih rute, perjalanan yang seharusnya menyenangkan justru bisa berubah jadi melelahkan.
Agar perjalanan libur panjang tetap nyaman dan aman, berikut empat pilihan jalur Jakarta–Tasikmalaya yang relatif lebih bersahabat dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu.
Bagi pemudik atau pelancong yang ingin tiba lebih cepat tanpa banyak drama, jalur Tol Purbaleunyi via Cileunyi masih menjadi pilihan utama. Sebagian besar rute dilalui lewat jalan tol dengan kondisi relatif baik.
Dari Jakarta, perjalanan dimulai melalui Tol Jakarta–Cikampek, dilanjutkan ke Tol Cipularang, lalu masuk Tol Padalarang–Cileunyi. Setelah keluar di Gerbang Tol Cileunyi, perjalanan berlanjut melalui jalur Nagreg, Limbangan, Malangbong, hingga masuk wilayah Tasikmalaya.
Dalam kondisi lalu lintas normal, waktu tempuh berada di kisaran 4–6 jam. Namun, kamu tetap perlu mengantisipasi kepadatan di jalur Nagreg, terutama saat puncak arus libur. Meski begitu, jalur ini masih menjadi opsi paling rasional bagi kamu yang ingin perjalanan stabil dan minim risiko.
Sejak beroperasinya Tol Cisumdawu, jalur ini perlahan menjadi primadona baru menuju wilayah Priangan Timur. Rute ini cocok bagi kamu yang ingin menghindari titik rawan macet seperti Nagreg.
Skemanya hampir sama di awal: Jakarta–Cikampek, lanjut Cipularang, kemudian Padalarang–Cileunyi. Dari sana, perjalanan diteruskan ke Tol Cisumdawu dan keluar di area Sumedang atau Majalengka, lalu menyambung ke Jalan Nasional III menuju Tasikmalaya.
Keunggulan utama rute ini adalah potensi waktu tempuh yang lebih singkat jika kondisi tol lancar. Jalannya relatif lengang dan nyaman, meski kamu tetap perlu waspada karena beberapa penghubung jalan nasional memiliki tikungan dan tanjakan khas wilayah perbukitan.
Jika kamu tidak ingin lewat tol dan ingin menikmati suasana perjalanan yang lebih santai, jalur selatan via Bogor dan Puncak bisa menjadi pilihan. Namun, rute ini lebih cocok bagi kamu yang tidak mengejar waktu.
Perjalanan dimulai dari Jakarta menuju Bogor, lalu melewati Puncak Pass, Cianjur, dan menyusuri jalur selatan menuju Bandung sebelum bergabung kembali ke jalur Nagreg dan Limbangan hingga Tasikmalaya.
Keindahan alam menjadi nilai plus jalur ini. Udara sejuk, pemandangan pegunungan, serta banyak pilihan tempat istirahat dan kuliner menjadi daya tariknya. Namun, saat libur panjang, jalur Puncak hampir selalu padat dan rawan sistem buka-tutup. Waktu tempuh bisa melar hingga 8 jam atau lebih.
Jalur utara atau Pantura sebenarnya bukan rute ideal menuju Tasikmalaya karena jaraknya jauh dan memutar. Namun, dalam kondisi tertentu, misalnya terjadi kemacetan parah atau penutupan jalur selatan, rute ini bisa menjadi 'jalan penyelamat' bagi kamu.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
