Tiga pantai yang bakal dilewati oleh trayek baru bus Damri via JLS, diantaranya: Pantai Jodrono, Pantai Puring, dan Pantai Soge. (Genta Faturrahman/Google Maps).
JawaPos.com - Bagi banyak pelancong, perjalanan darat dari Yogyakarta ke Pacitan bukan sekadar perpindahan kota. Jalur ini justru sering dipilih karena sensasi road trip-nya yang menyenangkan.
Lewat Jalur Lintas Selatan (JLS), perjalanan terasa seperti paket wisata lengkap: perbukitan hijau, lanskap karst, hingga laut selatan yang dramatis.
Tak heran jika rute ini menjadi favorit pengendara motor, komunitas turing, hingga keluarga yang ingin liburan santai tanpa terburu-buru. Menariknya lagi, sepanjang JLS Yogyakarta–Pacitan terselip banyak spot wisata yang bisa disinggahi, membuat perjalanan panjang terasa lebih hidup.
Begitu keluar dari Kota Yogyakarta dan memasuki wilayah Gunungkidul, suasana langsung berubah. Jalanan mulai naik turun, dikelilingi sawah, perbukitan kapur, dan desa-desa yang tenang.
Salah satu tempat singgah menarik adalah Pulutan Village Valley. Destinasi ini cocok untuk istirahat sejenak sebelum lanjut perjalanan. Lanskap sawahnya asri, banyak spot foto, dan tersedia kuliner sederhana dengan harga ramah. Dengan tiket masuk terjangkau, tempat ini pas untuk melepas penat.
Tak jauh dari sana, ada Telaga Jonge, telaga buatan yang populer sebagai tempat nongkrong sore. Suasananya sejuk, dikelilingi pepohonan besar, dengan area kuliner unik yang menggunakan sistem koin khusus.
Banyak pengendara sengaja berhenti di sini untuk menikmati suasana santai sebelum melanjutkan perjalanan.
Bagi pencinta foto, Watu Giring menjadi spot yang hampir selalu menarik perhatian. Tebing karst besar dengan tekstur alami ini berada tepat di pinggir jalan, sehingga mudah diakses tanpa harus memutar jauh. Saat senja, pemandangannya makin dramatis.
Jika ingin suasana yang lebih tenang, Embung Jlamprong bisa jadi pilihan. Danau buatan ini menawarkan pemandangan terbuka, gazebo, dan jalur pejalan kaki yang nyaman. Cocok untuk sekadar stretching atau minum kopi sebelum lanjut turing.
Gunungkidul juga punya ikon wisata petualangan, Goa Pindul. Bagi yang punya waktu lebih, menyusuri gua dengan ban pelampung (cave tubing) bisa menjadi selingan seru di tengah perjalanan menuju Pacitan.
Memasuki wilayah Wonogiri, karakter alam tetap didominasi karst Pegunungan Sewu. Di kawasan ini, terdapat Museum Karst Indonesia, destinasi edukatif yang menjelaskan proses terbentuknya kawasan karst yang membentang dari Gunungkidul hingga Pacitan.
Tempat ini sering dijadikan persinggahan singkat oleh pelajar, wisatawan, maupun komunitas turing. Tak jauh dari jalur utama, ada pula Patung Dino, sebuah patung dinosaurus di pinggir jalan yang kerap menjadi latar foto spontan para pelintas JLS. Sederhana, tapi cukup ikonik sebagai penanda perjalanan menuju Jawa Timur.
Setelah melewati perbukitan dan jalur berkelok, lanskap mulai terbuka ketika memasuki Pacitan. Kota yang dijuluki Paradise of Java ini seolah menjadi hadiah setelah perjalanan panjang.
Salah satu spot favorit adalah Sentono Gentong Pacitan. Berada di atas bukit, tempat ini menyajikan panorama teluk Pacitan, kota, dan pegunungan dari ketinggian.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
