Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Januari 2026, 03.14 WIB

5 Jalur Kereta Alternatif Saat Rute Pantura Terganggu, Kelas Eksekutif dan Ekonomi Ada Semua

Rangakain kereta api jarak jauh tiba di Stasiun Jatinegara, Jakarta, Rabu (03/09/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Gangguan perjalanan kereta api di jalur Pantai Utara Jawa kembali menjadi perhatian saat hujan deras memicu banjir di wilayah Pekalongan hingga Semarang. Kondisi ini membuat sebagian perjalanan dibatalkan atau dialihkan.

Meski begitu, mobilitas penumpang tidak sepenuhnya terhenti. Sejumlah jalur kereta alternatif sebetulnya tetap bisa digunakan, terutama melalui lintasan selatan Jawa.

Berikut lima jalur alternatif yang kerap menjadi andalan, lengkap dengan kereta-kereta yang melintas di dalamnya.

1. Jalur Bandung – Tasikmalaya – Banjar

Lintasan ini menjadi pintu awal jalur selatan dari Jawa Barat. Kereta dari Bandung atau Jakarta yang tidak melewati Pantura diarahkan ke jalur ini. Kereta yang melintas antara lain:

- Argo Wilis
- Turangga
- Lodaya
- Pasundan

Jalur ini relatif aman dari banjir besar karena berada di wilayah perbukitan selatan Jawa Barat.

2. Jalur Banjar – Kroya (Lintas Selatan Jawa Tengah)

Dari Banjar, kereta melaju ke arah Kroya, salah satu stasiun terpenting di jalur selatan. Kroya menjadi titik percabangan strategis untuk menuju Yogyakarta, Solo, atau Jawa Timur. Kereta yang biasa melintas:

- Serayu
- Progo
- Kutojaya Selatan
- Sawunggalih

3. Jalur Kroya – Kutoarjo – Yogyakarta

Lintasan ini menjadi jalur favorit saat Pantura lumpuh. Selain stabil, jalur ini melayani banyak relasi jarak jauh.
Kereta yang melewati jalur ini antara lain:

- Taksaka
- Argo Wilis
- Turangga
- Sawunggalih

Stasiun Kutoarjo dan Lempuyangan menjadi simpul penting penghubung barat dan timur Jawa.

4. Jalur Yogyakarta – Solo – Madiun

Setelah melewati Yogyakarta, kereta menuju Solo dan Madiun melalui jalur selatan Jawa Tengah. Kereta yang melintas:

- Bengawan
- Jaka Tingkir
- Lodaya

Jalur ini menghindarkan penumpang dari wilayah Semarang yang kerap terdampak banjir.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore