Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Januari 2026, 04.54 WIB

Persiapan Mudik Sekaligus Liburan Lebaran? Ini 7 Tips Perjalanan Santai dan Berkesan ala Slow Travel

Wisata di Gresik yang bisa dikunjungi saat libur tahun baru, Edu Wisata Lontar Sewu. (Google/Edu Wisata Lontar Sewu)

JawaPos.com - Lebaran selalu identik dengan satu tradisi besar yang tak tergantikan: mudik. Momen pulang kampung menjadi ajang melepas rindu, mempererat silaturahmi, sekaligus mengisi ulang energi setelah setahun beraktivitas.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, cara masyarakat menikmati mudik mulai bergeser. Tak sedikit pemudik yang kini memilih menggabungkan mudik dengan liburan Lebaran bahkan ada yang sudah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari.

Setelah bersua keluarga, waktu libur yang panjang dimanfaatkan untuk menikmati kampung halaman lebih lama atau sekadar jalan-jalan santai ke kota terdekat. Pola ini sejalan dengan tren slow travel, di mana perjalanan tak lagi dikejar target, melainkan fokus pada pengalaman, kebersamaan, dan kenyamanan.

Mulai dari wisata kuliner khas daerah, menjelajah tempat wisata sekitar kota, hingga berburu hidden gem yang jarang disinggahi, mudik kini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan bagian dari liburan yang lebih bermakna.

Agar mudik sekaligus liburan Lebaran bisa berjalan lancar dan maksimal, berikut 7 tips perjalanan yang bisa dijadikan panduan sejak jauh hari.

1. Tentukan Konsep Mudik Sejak Awal:

Pulang Cepat atau Tinggal Lebih Lama
Langkah pertama yang sering luput adalah menentukan konsep perjalanan. Apakah mudik hanya untuk bersilaturahmi lalu kembali cepat, atau ingin tinggal lebih lama menikmati suasana kampung halaman?

Dengan konsep yang jelas, perencanaan transportasi, akomodasi, hingga agenda liburan akan jauh lebih terarah. Konsep ini juga membantu menyesuaikan anggaran serta menghindari jadwal perjalanan yang terlalu padat dan melelahkan.

2. Rencanakan Transportasi Lebih Awal Agar Lebih Fleksibel

Periode mudik Lebaran selalu identik dengan lonjakan penumpang. Karena itu, memesan transportasi sejak awal menjadi kunci utama perjalanan yang nyaman.

Semakin dini memesan, semakin banyak pilihan moda dan jadwal yang tersedia. Selain pesawat, pemudik juga bisa mempertimbangkan kereta api, bus antarkota, hingga sleeper bus untuk perjalanan darat yang lebih ekonomis.

Dalam periode Traveloka Ramadan Sale 2026, tersedia berbagai promo transportasi, mulai dari diskon tiket kereta api hingga 90 persen, promo bus dan travel dengan harga khusus Rp 50.000, serta kemudahan pemesanan PO bus seperti Kramat Djati Jakarta dan Sinar Jaya hingga H-60 sebelum Lebaran.

Perencanaan awal memberi ruang untuk perjalanan yang lebih tenang di tengah padatnya arus mudik.

3. Pilih Waktu Berangkat di Luar Jam Favorit

Jika memungkinkan, hindari jadwal keberangkatan favorit seperti H-3 atau H-2 Lebaran. Berangkat lebih awal atau justru setelah Hari Raya bisa menjadi strategi untuk menghindari kepadatan ekstrem.

Selain perjalanan lebih lancar, pemudik juga berpeluang mendapatkan harga tiket yang lebih bersahabat serta pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, terutama bagi keluarga dengan anak kecil atau lansia.

4. Pertimbangkan Akomodasi yang Nyaman untuk Keluarga Besar

Mudik bersama keluarga besar sering kali membuat rumah di kampung halaman menjadi sangat padat. Menginap di hotel atau penginapan bisa menjadi solusi praktis tanpa mengurangi esensi kebersamaan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore