Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Oktober 2025, 02.36 WIB

Menurut Primbon Jawa, Inilah 3 Pertanda Aneh yang Sering Dirasakan Pemilik Weton Kliwon

Menurut Primbon Jawa, Inilah 3 Pertanda Aneh yang Sering Dirasakan Pemilik Weton Kliwon (Freepik)

JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, setiap weton memiliki energi dan karakter yang unik. Salah satu yang paling sering menarik perhatian adalah weton Kliwon.

Orang yang lahir di hari Kliwon dipercaya memiliki kepekaan spiritual tinggi serta hubungan batin yang kuat dengan dunia tak kasat mata. Karena itulah, banyak kisah dan pengalaman aneh yang sering dikaitkan dengan mereka. 

Namun, keanehan ini bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. Menurut penjelasan pada salah satu video di kanal youtube yang aktif membahas weton dan spiritualitas Jawa yakni Budaya Like, dalam primbon Jawa, tanda-tanda tersebut justru merupakan isyarat dari alam dan leluhur untuk membantu pemilik weton Kliwon menjalani hidup dengan lebih bijak.

Nah, ada tiga pertanda aneh yang paling sering dirasakan oleh mereka yang lahir di weton Kliwon. Berikut pembahasannya.

1. Mimpi yang Terasa Sangat Nyata

Pemilik weton Kliwon dikenal memiliki dunia mimpi yang sangat hidup. Mimpi mereka bukan sekadar bunga tidur, melainkan terasa nyata seolah benar-benar terjadi.

Detail dalam mimpinya sering begitu jelas, dari suasana, warna, hingga percakapan. Tak jarang mimpi itu meninggalkan kesan mendalam bahkan setelah bertahun-tahun. 

Dalam primbon Jawa, mimpi seperti ini sering dianggap sebagai pesan dari leluhur atau pertanda dari alam. Misalnya, seseorang yang lahir di Jumat Kliwon bermimpi didatangi sosok tua berjubah putih yang memberi nasihat singkat. 

Ternyata, pesan itu terbukti membawa petunjuk penting dalam hidupnya. Maka tak heran jika mimpi orang Kliwon sering dianggap sebagai jembatan antara dunia nyata dan dunia spiritual.

2. Merinding Tanpa Sebab yang Jelas

Pertanda kedua yang sering dialami orang Kliwon adalah rasa merinding yang muncul tiba-tiba. Mereka bisa saja sedang duduk santai, lalu bulu kuduk berdiri tanpa alasan. Leluhur Jawa percaya bahwa rasa merinding ini bukan hal biasa, melainkan bentuk kepekaan tubuh terhadap energi gaib di sekitar. 

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore