Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 November 2025, 18.37 WIB

Weton Kliwon Disebut Punya Energi Batin Kuat, Ini Penjelasannya Menurut Primbon Jawa

Kliwon adalah hari pasaran yang dianggap sebagai titik intensitas energi tertinggi - Image

Kliwon adalah hari pasaran yang dianggap sebagai titik intensitas energi tertinggi

JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, weton Kliwon kerap dikaitkan dengan energi batin yang kuat dan kepekaan terhadap suasana halus. Kepercayaan ini sudah lama menjadi bagian dari primbon dan kebudayaan masyarakat Jawa, terutama yang masih mempelajari hubungan antara hari lahir dengan karakter spiritual seseorang.
 
Menurut YouTube Nguri Jawen, Kliwon adalah hari pasaran yang dianggap sebagai titik intensitas energi tertinggi. Hari ini dipercaya sebagai penghubung antara dunia manusia dan dimensi halus. Karena itu, orang yang lahir pada hari Kliwon kerap dianggap memiliki ketajaman intuisi dan kepekaan rasa yang lebih tinggi dibandingkan weton lainnya.
 
Sejumlah masyarakat mengaku, individu dengan weton Kliwon sering menunjukkan kemampuan membaca suasana hanya melalui tatapan atau bahasa tubuh seseorang. Mereka mudah merasakan ketulusan, niat baik, maupun energi yang tidak bersahabat. Intuisi ini kerap membuat keputusan mereka tepat, terutama dalam memilih lingkungan atau orang-orang terdekat.
 
 
Selain itu, mimpi menjadi salah satu medium yang sering dikaitkan dengan pemilik weton Kliwon. Banyak di antaranya mengaku mengalami mimpi yang terasa seperti pesan atau peringatan. Dalam primbon, mimpi tersebut disebut tandha rasa, yaitu bentuk komunikasi batin yang dianggap datang dari leluhur atau sedulur alus.
 
Aura weton Kliwon juga digambarkan kuat dan mudah terasa oleh orang lain. Kehadirannya kerap menciptakan suasana yang lebih tenang atau justru intens, tergantung kondisi energi di sekitarnya. Karena itu, pemilik weton ini sering dianggap memiliki wibawa alami tanpa perlu banyak bicara.
 
Fenomena lain yang sering dikaitkan dengan weton Kliwon adalah terjadinya peristiwa kebetulan yang berulang. Misalnya lampu berkedip saat mereka datang, hewan yang mendekat, atau perasaan merinding di tempat tertentu. Dalam kepercayaan Jawa, kejadian semacam itu dianggap sebagai respons energi antara dunia fisik dan non-fisik.
 
Primbon juga menyebut bahwa pemilik weton Kliwon memiliki perlindungan batin yang kuat. Niat jahat, fitnah, atau energi negatif disebut sulit mengenai mereka. Energi tersebut justru diyakini dapat kembali ke sumbernya, sehingga pemilik weton ini sering digambarkan sebagai sosok yang "dijaga."
 
Dengan karakter kepekaan dan kestabilan batin tersebut, individu weton Kliwon kerap berkembang menjadi sosok yang berpengaruh secara psikologis maupun emosional. Mereka bukan pemimpin karena suara atau kekuasaan, tetapi karena kelembutan, ketenangan, dan kemampuannya mempengaruhi suasana.
 
Meski kepercayaan ini bersifat tradisional, weton Kliwon tetap menjadi bagian penting dalam budaya Jawa. Bagi banyak orang, kekuatan batin bukan dianggap sebagai sesuatu yang mistis, tetapi sebagai anugerah yang perlu dipahami dan diarahkan agar memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
 
 
Editor: Candra Mega Sari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore