seseorang yang tak kenal sengsara (Freepik/EyeEm)
JawaPos,com - Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, kehidupan seseorang tidak pernah berdiri sendiri tanpa sebab. Sejak masih berada di alam rahim, bahkan jauh sebelum roh menitis ke dunia, takdir diyakini telah digariskan. Salah satu cara orang Jawa membaca peta kehidupan itu adalah melalui weton kelahiran—perpaduan hari dan pasaran yang menyimpan watak, rezeki, serta garis nasib seseorang.
Dilansir dari Youtube Ngaos Jawa, di antara puluhan weton yang ada, Primbon Jawa menyebutkan bahwa terdapat weton-weton istimewa yang disebut memiliki “balungan sugih”. Istilah ini bukan sekadar berarti kaya secara materi, melainkan memiliki pondasi kekayaan yang kuat: rezekinya mengalir, hidupnya jarang terjerembap dalam kesengsaraan, dan selalu menemukan jalan keluar saat kesulitan datang.
Mereka bukan orang yang selalu hidup mewah sejak kecil. Namun anehnya, sekeras apa pun hidup menguji, weton-weton ini seperti “dijaga semesta”. Rezeki mereka seolah telah disiapkan jauh hari sebelum terlahir ke dunia.
Siapa saja weton yang disebut tak kenal sengsara ini? Berikut penjelasannya.
1. Rabu Pon – Kuat Mental, Kaya Bertahap tapi Pasti
Pemilik weton Rabu Pon dikenal berwatak tenang, tidak banyak mengeluh, dan mampu memikul tanggung jawab besar. Dalam Primbon Jawa, weton ini memiliki neptu yang kuat untuk urusan rezeki jangka panjang.
Orang Rabu Pon mungkin tidak langsung kaya di usia muda, namun hidupnya jarang benar-benar jatuh. Saat orang lain panik, ia tetap berdiri. Inilah tanda balungan sugih: fondasi hidupnya kokoh. Kekayaan datang perlahan, tapi menetap lama.
2. Jumat Legi – Daya Tarik Rezeki dari Banyak Arah
Weton Jumat Legi disebut memiliki aura pengasihan alami. Ia mudah disukai, dipercaya, dan sering mendapat pertolongan tanpa harus meminta. Dalam Primbon, ini pertanda rezeki yang “menyukai pemiliknya”.
Orang Jumat Legi sering mendapatkan peluang dari arah yang tidak terduga—bisnis, pekerjaan, atau relasi. Hidupnya jarang sengsara karena pintu rezeki selalu terbuka, bahkan ketika satu pintu tertutup, pintu lain telah menunggu.
3. Selasa Wage – Tangguh dalam Tekanan, Tak Pernah Kehabisan Jalan
Pemilik weton Selasa Wage dikenal keras ditempa hidup. Namun justru di situlah letak keistimewaannya. Dalam Primbon Jawa, weton ini digambarkan seperti besi yang dipanaskan: semakin ditekan, semakin kuat.
Rezekinya memang tidak selalu mulus, tetapi tak pernah benar-benar habis. Saat kondisi terpuruk, Selasa Wage selalu menemukan solusi. Inilah ciri tak kenal sengsara—bukan karena hidupnya mudah, tetapi karena ia selalu selamat.
4. Kamis Pahing – Dilahirkan dengan “Bekal Langit”
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
