Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 Desember 2025, 14.59 WIB

Rezeki Seluas Lautan Menurut Primbon Jawa: Inilah 10 Weton Rajanya Rezeki, Sugih Dunyo, dan Diramalkan Mandi Uang

Weton Rajanya Rezeki, Sugih Dunyo, dan Diramalkan Mandi Uang di Masa Mendatang (FREEPIK) - Image

Weton Rajanya Rezeki, Sugih Dunyo, dan Diramalkan Mandi Uang di Masa Mendatang (FREEPIK)

JawaPos.com - Dalam khazanah spiritual Jawa, rezeki diyakini memiliki aliran dan getaran tersendiri yang menyatu dengan waktu kelahiran seseorang.

Melalui perhitungan weton, kitab Primbon Jawa membaca potensi kemakmuran, kekuatan batin, hingga derasnya limpahan rezeki yang mengiringi perjalanan hidup manusia.

Tak sedikit weton yang dipercaya memiliki rezeki “basah”, mudah mengalir, dan selalu menemukan jalan untuk datang kembali meski sempat hilang.

Seperti yang diungkap dalam ulasan metafisik kanal YouTube Primbon Cirebon, terdapat sepuluh weton yang disebut sebagai rajanya rezeki.

Weton-weton ini diramalkan akan mandi uang, memiliki rezeki seluas lautan, serta hidup dalam kecukupan lahir dan batin.

Bukan hanya soal materi, tetapi juga keberuntungan dalam kesehatan, kesejahteraan, dan keharmonisan keluarga.

Berikut adalah sepuluh weton yang menurut Primbon Jawa paling basah rezekinya dan dikenal sebagai weton sugih dunyo.

1.      Selasa Pon, Weton dengan Rezeki yang Tak Pernah Kering

Selasa Pon memiliki neptu 10 dan dikenal sebagai weton yang rezekinya terus mengalir sepanjang hidup.

 Dalam Primbon Jawa, weton ini digambarkan selalu menemukan jalan keluar dari kesulitan dan kerap muncul sebagai pemenang dalam berbagai persoalan hidup.

Aliran rezekinya kuat dan stabil, membuat pemilik weton ini jarang benar-benar kekurangan.

2.      Jumat Pahing, Rezeki Patah Tumbuh Hilang Berganti

Jumat Pahing dikenal memiliki karakter kuat dan emosional, namun di balik itu tersimpan sifat ikhlas, bertanggung jawab, dermawan, dan mandiri.

Meski terkesan boros, rezeki weton ini diramalkan selalu kembali dalam jumlah yang tak terduga.

 Dalam Primbon Jawa, Jumat Pahing disebut memiliki rezeki yang patah tumbuh, hilang berganti, sehingga hidupnya tetap berkecukupan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore