Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Februari 2026, 22.05 WIB

5 Weton Titisan Kama Jaya dan Ratih: Misteri Aura Aras Kembang dalam Primbon Jawa

Ilustrasi Cantik (Freepik)

JawaPos.com - Dalam khazanah budaya Jawa, pesona seseorang tidak selalu diukur dari rupa atau penampilan lahiriah.

Ada keyakinan bahwa sebagian orang terlahir dengan daya tarik alami yang bersumber dari tatanan kosmis sejak hari kelahirannya. 

Daya pikat ini sering disebut sebagai aura aras kembang, sebuah pancaran batin yang lembut, meneduhkan, sekaligus memikat tanpa dibuat-buat.

Masyarakat modern mungkin menyebutnya karisma atau magnetisme personal. 

Namun dalam perspektif primbon Jawa, pesona tersebut berkaitan dengan weton dan neptu, yakni hasil penjumlahan hari dan pasaran kelahiran yang dipercaya menyimpan nilai simbolik tertentu. 

Weton bukan sekadar penanda waktu lahir, melainkan representasi karakter, potensi rezeki, hingga kecenderungan relasi sosial seseorang.

Di antara berbagai kombinasi weton, terdapat lima yang kerap dikaitkan dengan titisan Kama Jaya dan Ratih, figur simbolis dalam tradisi Jawa yang melambangkan keindahan, keseimbangan, serta cinta yang luhur. 

Berikut penjelasan lengkapnya beserta makna filosofis dan tantangan hidup yang menyertainya yang dilansir dari YouTube Hendry Qimpyong pada Rabu (25/02).

Senin Kliwon Neptu 12 Sang Penarik Hati yang Lembut

Senen Kliwon memiliki kombinasi neptu 12 yang melahirkan karakter tenang, penuh empati, dan cenderung mengayomi. 

Aura aras kembang pada weton ini memancar melalui tutur kata yang halus dan sikap yang tidak meledak-ledak. 

Mereka jarang mencari perhatian, tetapi justru sering menjadi pusat simpati karena ketulusan sikapnya.

Dalam relasi sosial, pemilik weton ini kerap menjadi tempat bersandar. 

Banyak orang merasa nyaman berbagi cerita atau kesulitan hidup kepada mereka. 

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore