Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Oktober 2025, 16.03 WIB

Cerita Kades Rengasjajar soal Awal Mula Datang ke Podcast Dedi Mulyadi Bersama Pria Viral Hanya Makan Kelapa

Kepala Desa Rengasjajar Rusli. (Istimewa) - Image

Kepala Desa Rengasjajar Rusli. (Istimewa)

JawaPos.com-Rusli, Kepala Desa Rengasjajar, Cigudeg, Kabupaten Bogor; bersama Ahmad Sayani, pria yang viral di media sosial hanya bisa makan kelapa usai tambang ditutup, diundang Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM hingga mereka tampil dalam podcast.

Kepada JawaPos.com, kepala desa tiga periode itu menceritakan awal mula dirinya dan Ahmad Sayani tampil dalam podcast KDM. Hal itu gara-gara video Ahmad Sayani yang viral di media sosial hanya bisa makan buah kelapa setelah tambang di wilayah Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin, dihentikan sementara oleh Pemprov Jawa Barat.

Rusli mengatakan, sempat dihubungi Dedi Mulyadi. Akan tetapi dia tidak sempat mengangkat teleponnya.

"Ada nomor baru telepon ke saya tapi nggak keangkat. Tak lama kemudian Pak Wagub (Jaro Ade) hubungi kenapa nggak mengangkat. Itu Pak KDM yang telepon katanya," cerita Rusli.

Jaro Ade kemudian bertanya tentang pria viral dari Cigudeg hanya bisa makan kelapa setelah aktivitas pertambangan ditutup. Dia pun mengungkapakan identitas orangnya.

"Itu kebetulan orang Linmas," papa Rusli.

Setelah itu, terjadi komunikasi antara Rusli dengan orang kepercayaan Dedi Mulyadi. Akhirnya, disepakati untuk mengundang mereka ke rumah Dedi Mulyadi.

"Awalnya Pak KDM hanya mau memanggil Ahmad Sayani, tapi saya bilang gimana kalau saya dampingi. Akhirnya kita berangkat 3 mobil dari sini," ungkap Rusli.

Dalam podcast di kanal YouTube, Dedi Mulyadi sempat melontarkan candaan kepada Ahmad Sayani masih telihat segar dan badannya bagus meski hanya makan kelapa. Tak seperti dalam video viral memberikana umpatan ke KDM, Ahmad Sayani terlihat sopan pada saat berbincang dengan orang nomor satu di Jawa Barat itu. 

Dedi Mulyadi juga memberikan sejumlah uang kepada Ahmad Sayani. Tak hanya itu, KDM juga menjanjikan akan memperjakannya di lingkungan Provinsi Jawa Barat.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore