Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Oktober 2025, 06.55 WIB

Jembatan Kutorejo Nganjuk Hampir Rampung, Gubernur Khofifah Target November 2025 Sudah Bisa Digunakan

Gubernur Khofifah targetkan Jembatan Kutorejo Nganjuk rampung dan bisa digunakan pada November 2025. (Humas Pemprov Jatim) - Image

Gubernur Khofifah targetkan Jembatan Kutorejo Nganjuk rampung dan bisa digunakan pada November 2025. (Humas Pemprov Jatim)

JawaPos.com-Kabar gembira bagi warga Nganjuk, setelah mengalami kerusakan total dan ambles pada Maret 2022, pembangunan Jembatan Kutorejo hampir rampung. Jembatan ini ditarget bisa beroperasi pada November 2025.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, saat meninjau langsung progres pembangunan jembatan, yang menjadi salah satu proyek strategis Pemerintah Provinsi Jatim.

“Insya Allah Jembatan Kutorejo akan rampung pada 12 November 2025. Kami ingin memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target agar mobilitas masyarakat di wilayah ini kembali lancar,” tutur Khofifah, Minggu (26/10).

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa pada tahun 2025, Pemprov Jatim melakukan rekonstruksi total Jembatan Kutorejo sebagai bagian dari program peningkatan infrastruktur konektivitas antar wilayah.

Menurut dia, rekonstruksi Jembatan Kutorejo ini menjadi proyek strategis di Nganjuk. Sebab, jembatan tersebut menghubungkan dua kecamatan besar, yakni Kecamatan Bagor dan Kecamatan Rejoso. 

"Saya optimis dapat memperlancar mobilitas masyarakat di Rejoso dan Bagor. Jembatan ini juga bisa menjadi jalur alternatif bagi warga yang ingin ke Bojonegoro. Kami berupaya agar protek ini rampung tepat waktu," imbuh Khofifah.

Saat ini, pembangunan Jembatan Kutorejo telah mencapai tahap pondasi bore pile, dilanjutkan pembuatan abutmen, pemasangan pelindung abutmen (CCSP), serta perakitan rangka jembatan yang menjadi struktur utamanya.

"Pengerjaan jembatan Kutorejo dimulai 18 maret 2025 dan sampai 19 Oktober 2025, progres pekerjaan mencapai 93,74 persen. Kita targetkan selesai insyaallah 12 November," tegas Khofifah. 

Setelah Jembatan Kutorejo selesai dibangun dan bisa dilalui masyarakat, lanjut Khofifah, pekerjaan rumah Pemprov Jatim selanjutnya adalah membuat plengsengan di sisi utara dan selatan jembatan.

Tentu tujuannya untuk melindungi tanah di sekitar jembatan dari erosi akibat arus deras dan banjir, sehingga memastikan stabilitas dan keamanan jembatan serta akses yang aman bagi masyarakat. 

"Pekerjaan rumah selanjutnya membuat plengsengan. Kita terus berikhtiar agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat Nganjuk, terutama warga kecamatan Bogor dan Rejoso," tukas Khofifah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore