
Ilustrasi korban banjir di Jalan Gembongsari RT 1 RW 7, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
JawaPos.com - Cuaca esktrem yang terjadi beberapa hari belakangan menyebabkan banjir di beberapa daerah seperti Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan agar masyarakat Jateng tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi sampai awal tahun depan.
Merujuk data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyatakan, mulai November sampai awal 2026, masih ada potensi cuaca ekstrem yang masif di wilayah Jateng. Untuk itu, meski banjir di Semarang sudah mulai surut dan terkendali, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengingatkan masyarakat Jateng tetap waspada.
”Sudah ketemu pemicu dan penyebabnya (banjir di Jateng). Penyebabnya tentu saja adalah curah hujan yang cukup ekstrem. Bahkan menurut BMKG, curah hujan itu akan berlangsung cukup masif di Jawa Tengah sampai awal Tahun 2026,” terang dia pada Senin (3/11).
Menurut jenderal bintang tiga TNI AD tersebut, upaya mitigasi dan kesiapsiagaan serta meningkatkan kapasitas masyarakat harus terus dilakukan. Dia menilai, langkah-langkah tersebut akan menjadi kunci agar bencana banjir bisa ditekan dampak dan kerusakannya. Selain itu, antisipasi penting agar masyarakat siap saat bencana benar-benar terjadi.
”Kita harus melaksanakan mitigasi dan pencegahan,” kata Suharyanto menegaskan.
Sejauh ini, BNPB bersama Pemerintah Provinsi Jateng sudah melakukan beberapa langkah. Diantaranya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama 10 hari di wilayah Jateng. Tujuannya untuk mendukung percepatan penanganan darurat sekaligus mitigasi banjir.
”Di udara kita telah melakukan OMC dengan mengerahkan 2 pesawat untuk mereduksi hujan,” kata dia.
Tidak hanya di udara, di darat dilakukan upaya memompa air untuk untuk menguras kolam retensi sebagai penampungan dan pembuangan genangan banjir yang terus dilakukan. Mesin pompa juga sudah ditambah dan pompa yang sempat terkendala sudah ditangani sehingga dapat bekerja secara maksimal.
”Sudah ada rencana besar untuk pengendalian banjir. Kita sudah melakukan penambahan dan perbaikan pompa yang rusak,” ujarnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
