Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 November 2025, 20.52 WIB

Polemik Slogan Sumber Air Pegunungan dalam AMDK, Pakar Iklan Sebut Secara Marketing Tidak Salah

Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat air minum dalam kemasan di Jakarta, Jumat (16/6/2023). Asosiasi Produsen Air Minum Kemasan Nasional (Asparminas) menyebutkan pangsa pasar air minum dalam kemasan (AMDK) produk dalam negeri mengalami peningkatan dal - Image

Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat air minum dalam kemasan di Jakarta, Jumat (16/6/2023). Asosiasi Produsen Air Minum Kemasan Nasional (Asparminas) menyebutkan pangsa pasar air minum dalam kemasan (AMDK) produk dalam negeri mengalami peningkatan dal

JawaPos.com - Ketua Badan Musyawarah Etika Dewan Periklanan Indonesia, Hery Margono menjelaskan bahwa posisi produsen air mineral dalam kemasan Aqua yang mengklaim menggunakan air yang bersumber dari pegunungan tidak salah dari sisi periklanan dan marketing. Apalagi, sambung dia, hal tersebut juga sudah dibuktikan oleh Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN).

"Jika lembaga yang berwenang BPKN sudah mengonfirmasikan sumber air Aqua dari pegunungan, berarti boleh klaim dari pegunungan," kata Hery Margono.

Ia juga menjelaskan bahwa yang keliru untuk dilakukan adalah klaim yang tidak berbasis pada fakta. Dia menjelaskan, produksi sebuah iklan pun harus dilakukan berdasarkan prinsip kejujuran dan tidak boleh membuat misleading atau menyesatkan.

"Jika faktanya sumber air Aqua tidak semua bersumber dari air pegunungan, maka klaim harus disesuaikan, walaupun pada mulanya bersumber dari air pegunungan," katanya.

Seperti diketahui, isu sumber air Aqua mencuat usai kunjungan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke pabrik di Subang. Video kunjungan tersebut lantas menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat tentang benar atau tidaknya air yang digunakan benar-benar berasal dari pegunungan atau air tanah semata.

Sebelumnya, VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto memastikan bahwa klaim pada label AMDK tersebut sudah sesuai dengan fakta di lapangan yakni sumber air pegunungan yang bisa dibuktikan dengan beberapa studi dan sains mulai dari geologi hingga hidrologi. Dia menjelaskan bahwa pengambilan sumber air tersebut memang dilakukan melalui pengeboran.

"Jadi sumber airnya sumber air pegunungan sesuai dengan klaim kami di label. Tetapi cara pengambilannya tentunya industri manapun yang menggunakan air tanah dalam pasti penggunaannya, pengambilannya dengan pengeboran. Jadi pengeboran itu adalah caranya tetapi sumber airnya adalah sumber air pegunungan," katanya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore