Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 November 2025, 02.48 WIB

Sumbar Berduka, Detik-Detik Banjir Bandang Renggut 4 Nyawa di Lubuk Minturun Kota Padang

Banjir bandang saat menerjang perumahan cluster Lumin Park, Kototangah, Kota Padang, Kamis (27/11). (Istimewa) - Image

Banjir bandang saat menerjang perumahan cluster Lumin Park, Kototangah, Kota Padang, Kamis (27/11). (Istimewa)

JawaPos.com - Banjir bandang Kototangah di Kota Padang, Sumatera Barat, telah merenggut empat korban jiwa. Keempatnya adalah warga Lubukminturun yang ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus deras luapan sungai.

Dikutip dari Padang Ekspres (JawaPos Group), Kamis (27/11), peristiwa banjir di Padang ini dipicu oleh hujan deras tanpa henti yang membuat Sungai Lubukminturun meluap. Ketinggian air dilaporkan sempat mencapai lebih dari 2 meter. Dengan arus deras, air cokelat pekat yang membawa material kayu dan lumpur, memporak-porandakan permukiman.

Camat Kototangah Fizlan Setiawan membenarkan informasi ini. Ia memastikan semua korban berasal dari satu lokasi.

“Iya, keempatnya warga Lubukminturun. Empat orang itu data pasti sudah ditemukan, kita masih identifikasi korban yang lain,” ujar Fizlan saat dimintai keterangan, Kamis (27/11/2025) siang.

Dampak bencana banjir bandang ini tercatat sangat luas. Hampir seluruh wilayah Kototangah terdampak, dengan sekitar 15.000 jiwa dilaporkan mengalami kerugian. Evakuasi besar-besaran segera dilakukan untuk menyelamatkan warga.

"Untuk sekarang ini, hampir 6.000 warga telah kami evakuasi ke beberapa posko yang tersebar di setiap kelurahan," jelas Fizlan.

Selain korban jiwa yang sudah teridentifikasi, Camat Kototangah juga menyebut bahwa tim gabungan masih memverifikasi keberadaan satu orang lagi, menyusul kemungkinan adanya korban tambahan.

Peringatan dan Imbauan Evakuasi Mandiri Warga Padang

Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, SAR, TNI, dan Polri masih bekerja keras di lapangan untuk pendataan, penanganan, dan penyaluran bantuan kepada para korban.

Terkait upaya antisipasi, Camat Fizlan kembali mengimbau kepada seluruh warga, khususnya yang bermukim di dataran rendah dan dekat aliran sungai, untuk segera mengambil tindakan penyelamatan diri.

"Kami himbau kepada warga yang tinggal di sekitar aliran sungai agar bisa evakuasi secara mandiri ke daerah aman. Jika butuh bantuan atau informasi darurat, segera hubungi aparat setempat, Pusdalops-PB, atau layanan Padang Command Center 112," tegasnya.

Pihak berwenang akan terus bekerja keras menghimpun data rinci korban dan memastikan seluruh warga Padang terdampak banjir mendapatkan bantuan dan penanganan yang cepat.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore