Mahasiswa memberikan trauma healing untuk anak-anak penyintas banjir bandang di Kota Padang, Rabu (3/12/2025). (Dok. PSI)
JawaPos.com - Anak-anak dan ibu-ibu mengalami trauma atas bencana banjir bandang yang melanda tiga provinsi di Sumatera. Baik itu Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh. Trauma itu mesti dipulihkan dengan melibatkan psikolog untuk trauma healing.
Trauma healing itu difokuskan untuk warga yang berada di pengungsian dampak banjir bandang. Contohnya di Kota Padang. Posko bantuan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Padang dipusatkan di kawasan Belimbing, Kecamatan Kuranji.
Feri Mukli selaku penanggung jawab Posko PSI Kota Padang mengatakan, selain pemenuhan kebutuhan dasar, posko bantuan juga mulai memberikan layanan trauma healing bagi para penyintas.
“Kepada anak selanjutnya akan masuk kepada orang dewasa, seperti melakukan senam dan juga kami rencana akan menyewa mobil untuk mereka jalan-jalan ke sekitaran Kota Padang. Karena kami yakin mereka jenuh juga di posko terus,” ujar Feri ketika dihubungi, Kamis (4/12).
Feri menyebut, kondisi para pengungsi relatif stabil dan tidak ada keluhan kesehatan darurat. Namun tidak dapat dipungkiri, ada sejumlah pengungsi yang memiliki penyakit bawaan sejak sebelum bencana melanda.
Baca Juga: Walhi Sebut Bencana Banjir dan Longsor Sumatera Diperparah Kerusakan Lingkungan Sejak Era Soeharto
Untuk pelaksanaan trauma healing, PSI menggandeng mahasiswa psikologi dari UIN Imam Bonjol Padang agar pendampingan dilakukan secara terarah. “Kami ajak adik-adik mahasiswa dari jurusan psikologi UIN Imam Bonjol Padang dan dibantu kader PSI,” jelas Feri.
Menurut dia, masih ada sejumlah kebutuhan yang sangat mendesak bagi para penyintas. Bantuan ituberkaitan dengan kebutuhan harian yang tidak banyak tersedia di posko. “Vitamin, susu dan pakaian dalam, untuk baju ganti alahmdulillah sudah banyak masyakat yang menyumbang,” ungkapnya.
Adapun kegiatan trauma healing diikuti oleh puluhan anak pengungsi. “Lebih kurang 25 orang. Kemaren kami libatkan juga beberapa anak dekat posko, sebagai memancing keceriaan. Dari anak" korban banjir,” kata Feri.
Menurut Feri, keterlibatan anak-anak sekitar posko juga membantu menciptakan suasana yang lebih ceria dan mengurangi tekanan psikologis bagi anak-anak terdampak bencana. Upaya yang dilakukan posko PSI Belimbing ini diharapkan dapat membantu penyintas—khususnya anak-anak—memulihkan kondisi mental mereka setelah mengalami bencana besar.
Baca Juga: TNI AL Kirim Kapal Tanker, Pasok Bahan Bakar untuk Warga di Daerah Terdampak Bencana Sumatera
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
