Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Desember 2025, 19.56 WIB

Satgas Terpadu Bandara Weda Bay IWIP Maluku Utara Gagalkan Penyelundupan Nikel, Pelaku WNA

Satgas Terpadu menggagalkan penyelundupan nikel di Bandara Khusus PT IWIP, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Jumat (5/12). (TNI) - Image

Satgas Terpadu menggagalkan penyelundupan nikel di Bandara Khusus PT IWIP, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Jumat (5/12). (TNI)

JawaPos.com - Seorang pelaku penyelundupan bahan mineral di Bandara Khusus PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara (Malut) ditangkap oleh Satgas Terpadu.

Pelaku diduga hendak melakukan perbuatan terlarang pada Jumat (5/12), yakni menyelundupkan bahan mentah nikel. 

Data dari Mabes TNI pada Sabtu (6/12) menyebutkan, pelaku adalah seorang Warga Negara Asing (WNA) berinisial MY.

Dia kedapatan membawa 5 pak serbuk nikel campuran dan 4 pak serbuk nikel murni melalui penerbangan Super Air Jet rute Weda Bay-Manado.

Komandan Satgas Halilintar Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menyampaikan bahwa pelaku sudah dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Demikian pula bahan mineral yang hendak diselundupkan, telah diamankan.

”Saat ini Pelaku dalam proses lebih lanjut oleh aparat terkait, serta bahan mineral yang coba diselundupkan akan dilakukan penelitian lebih lanjut oleh instansi terkait,” jelasnya.

Bandara khusus PT IWIP sudah beroperasi sejak 2019 setelah memperoleh izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Namun keberadaannya kini tengah dievaluasi oleh pemerintah. Langkah itu menunjukkan bahwa bandara tersebut belum sepenuhnya memenuhi standar minimal perangkat negara yang wajib hadir dalam sebuah fasilitas penerbangan.

Sebagai tindak lanjut, sejak 29 November lalu, pemerintah menempatkan Satgas Terpadu yang terdiri atas unsur Satgas PAM TNI.

Yaitu Bea Cukai, Imigrasi, ⁠Polri, Karantina Ikan; Hewan; dan Tumbuhan, Karantina Kesehatan, BMKG, AirNav Indonesia, dan Avsec.

”Kehadiran Satgas Terpadu merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengamanan, pengawasan, serta penegakan hukum di bandara khusus yang memiliki aktivitas mobilitas tinggi, termasuk akses oleh tenaga kerja asing dan distribusi logistik industri,” jelasnya. 

Keberhasilan petugas menggagalkan penyelundupan juga menegaskan pentingnya penempatan perangkat negara dalam pengelolaan bandara khusus.

Satgas Terpadu memastikan akan terus meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pengawasan ketat guna memastikan setiap aktivitas penerbangan di Bandara Weda Bay berjalan sesuai ketentuan hukum. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore