Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Desember 2025, 21.27 WIB

Cecep Preman Pensiun Tolak Maafkan YouTuber Resbob yang Caci Maki Suku Sunda

YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob. Cecep Preman pensiun menolak memaafkan hinaannya terhadap suku Sunda. (Instagram @abenk_marco) - Image

YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob. Cecep Preman pensiun menolak memaafkan hinaannya terhadap suku Sunda. (Instagram @abenk_marco)

JawaPos.com - Aktor dari serial Preman Pensiun, Cecep, menyatakan dengan tegas tidak akan memaafkan YouTuber Resbob alias Adimas Firdaus yang sebelumnya melontarkan cacian terhadap Suku Sunda.

Sikap keras itu ia sampaikan setelah video bernada hinaan tersebut menimbulkan kemarahan luas di masyarakat.

Dalam pernyataannya, pria bernama asli Abenk Maeco itu menegaskan bahwa memaafkan atau tidak adalah hak tiap individu.

Ia memilih untuk tidak memberikan maaf atas penghinaan yang dianggapnya telah melukai martabat etnis Sunda.

“Ngahampura atawa teu ngahampura eta mah hak masing-masing jalma, simkuring milih moal ngahampura kitu wae jelema ie,” ujarnya dengan tegas dalam bahasa Sunda di Instagramnya, dikutip Jumat (12/12).

Abenk juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika ada yang tidak sependapat dengan sikapnya.

“Hapunten sadadaya bilih aya nu teu panuju, salajengna mangga abdi nyerenkeun ka sadayana. Haturnuhun,” lanjutnya

Sikap Cecep ini mendapat respons dari berbagai pihak yang menilai bahwa bentuk penghinaan terhadap suku atau identitas budaya tidak bisa dianggap remeh.

Kasus tersebut kini menjadi sorotan publik, terutama dalam konteks menjaga keharmonisan dan penghormatan terhadap keberagaman di Indonesia. 

Terlebih, kasus penghinaan ras ini pun sudah berlanjut di ranah hukum dengan adanya laporan ke pihak kepolisian. 

Sebelumnya, YouTuber Resbob akhirnya buka suara setelah ucapannya yang bernada rasis terhadap Suku Sunda viral dan memicu kemarahan publik.

Dalam pernyataan resminya, ia menyampaikan permintaan maaf dan mengakui bahwa insiden tersebut terjadi saat dirinya berada di bawah pengaruh alkohol.

Resbob menyampaikan klarifikasinya melalui rekaman video yang beredar di media sosial pada Kamis (11/12). 

Ia mengaku terkejut sekaligus tidak percaya bahwa dirinya mengucapkan kalimat yang menghina orang Sunda saat melakukan siaran langsung di Surabaya tiga hari lalu.

Dalam permohonan maafnya, Resbob menegaskan tidak pernah memiliki masalah dengan masyarakat Sunda.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore