Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Desember 2025, 21.05 WIB

Polda Jatim Petakan Titik Rawan Macet Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto sudah memetakan titik rawan macet selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto sudah memetakan titik rawan macet selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Libur panjang dalam rangka perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2025, biasanya terjadi lonjakan mobilitas, karena banyak masyarakat yang memanfaatkan momen ini untuk bepergian. 

Fenomena ini menjasi perhatian serius Polda Jawa Timur. Selain menyiagakan 14 ribu personel gabungan, Polda Jatim juga telah memetakan titik-titik rawan kemacetan selama libur Nataru 2025/2026. 

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto mengungkapkan, kepadatan lalu lintas diprediksi terjadi di kawasan pusat perbelanjaan dan sejumlah ruas jalan tol, baik pada akses masuk maupun keluar Kota Surabaya.

"Aktivitas masyarakat awalnya akan terfokus di Surabaya. Namun, setelah tanggal 25 - 26 Desember, diprediksi akan terjadi pergerakan besar meninggalkan Surabaya dan menuju tempat wisata," tuturnya, Sabtu (20/12).

Irjen Pol Nanang mengungkapkan jumlah pemudik pada perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 akan meningkat sekitar 8 persen dibandingkan dengan periode Nataru tahun sebelumnya.

"Karena itu, persiapan maksimal dilakukan pada transportasi darat dan penyeberangan ASDP di wilayah Surabaya, Probolinggo, dan Banyuwangi dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders)," imbuhnya.

Untuk pelaksanaan Hari Raya Natal pada 25 Desember 2025, Irjen Pol Nanang menyebut pihaknya telah nembuat skala prioritas. Personel sudah dipetakan di berbagai gereja, termasuk gereja-gereja besar, seperti Bethany. 

Penempatan personel untuk mengamankan gereja saat ibadah Natal, juga telah dikoordinasikan dengan polsek setempat, sehingga diharapkan seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

"Dalam pelaksanaan ini, kami melibatkan personel gabungan kurang lebih 14.000 personel yang telah kami bagi di setiap pos pengamanan yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur," tukas Kapolda Jatim. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore