Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Desember 2025, 20.13 WIB

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Semprot Balik Wali Kota Ternate Tak Ada di Wilayah saat Kunjungan Kerja Bersama Menkum

Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda Laos menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (22/10). - Image

Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda Laos menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (22/10).

JawaPos.com-Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda semprot balik Wali Kota Ternate Tauhid Soelaiman. Wali kota menyebut gubernur tidak pernah melakukan kunjungan kerja ke kabupaten/kota di Provinsi Malut.

Namun Sherly menegaskan, justru Wali Kota Ternate Tauhid Soelaiman tidak ada di lokasi saat dirinya menemani kunjungan kerja Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas. Yakni saat menkum meninjau pos bantuan hukum (Posbakum) di Kota Ternate.

"Saya pernah kunjungan ke kelurahan bersama Pak Menkum waktu itu, tetapi Pak Wali Kota tidak hadir, waktu itu acaranya Posbankum di Kota Ternate," kata Sherly Tjoanda dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyelenggara Pemerintah Daerah tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Bella Ternate, Rabu (17/12).

Sherly menjelaskan, saat itu Menkum Supratman ingin meninjau Posbankum di Provinsi Malut. Agenda kunjungan ke Posbankum di Kota Ternate sebagaimana sudah terjadwal dari pihak Kementerian.

"Pak Menkum minta kunjungan ke Pos Bantuan Hukum, saya menemani Pak Menkum, karena seluruh kegiatan diatur oleh Kementerian Hukum bukan oleh provinsi," ucap Sherly.

Sherly menyebut, saat kunjungan itu dia bersama Menkum hanya disambut lurah setempat. Dia mempertanyakan ketidakhadiran Wali Kota Ternate.

"Sampai ke kelurahan yang ada hanya ibu Lurah. Pak Sekda pun tidak ada, Pak Wali tidak ada," cetus Sherly.

"Saya bertanya ke Lurah, mana Pak Wali? Katanya nggak hadir," sambung dia.

Pernyataan ini disampaikan Sherly merespons Wali Kota Ternate Tauhid Soelaiman yang meminta untuk dapat berkunjung ke setiap wilayah di Provinsi Malut. Tauhid menegaskan, pejabat negara tidak hanya bekerja untuk sekadar pencitraan semata.

"Karena pada saat ini kita tidak bekerja dalam konteks stigma ya atau mungkin pencitraan tidak," tutur dia.

Tauhid mengklaim, pernah meminta untuk bertemu Sherly Tjoanda tapi tidak terealisasi.

"Saya pernah meminta untuk bertemu, tapi mungkin karena waktu dan kesempatan yang tidak pernah ada ibu mungkin lebih banyak diluar," papar Tauhid.

Karena itu, Tauhid mengevaluasi agar Sherly mampu berkunjung ke setiap wilayah yang menjadi tanggungjawab kerjanya sebagai gubernur.

"Oleh karena itu untuk evaluasi pertama, saya minta Gubernur Maluku Utara lakukan kunjungan di semua kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara," tandas Tauhid.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore