Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Desember 2025, 02.26 WIB

Gempar! Fenomena Galodo Hantam Danau Maninjau, Warga Panik

Fenomena galodo di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, mengejutkan warga, meski cuaca cerah. (Instagram)

JawaPos.com - Warga sekitar Danau Maninjau, Kabupaten Agam, mendadak gempar pada Selasa siang (23/12). Secara tiba-tiba, fenomena galodo atau banjir bandang turun menghantam pemukiman meski kondisi cuaca di lokasi terpantau sangat cerah.

Aliran air berwarna cokelat pekat yang membawa material lumpur, bebatuan besar, hingga potongan kayu besar terekam meluncur deras, memicu kepanikan di tengah masyarakat yang sedang beraktivitas.

Informasi sementara menyebutkan bahwa bencana ini tidak dipicu oleh hujan lokal, melainkan akibat adanya longsor tebing di area perbukitan, tepatnya di kawasan Kelok 28. Material runtuhan tersebut kemudian menyumbat aliran air dan jebol, sehingga membawa material ke wilayah bawah.

Fenomena ini menjadi pengingat bagi warga Minangkabau bahwa galodo bisa terjadi kapan saja. Meskipun di lokasi hilir tidak turun hujan, potensi bahaya tetap mengintai jika terjadi gangguan di area hulu atau perbukitan.

Video detik-detik kejadian ini pertama kali viral setelah dibagikan oleh akun Instagram @info_agam. Dalam unggahan tersebut, terlihat jelas bagaimana material banjir bandang merangsek masuk ke jalur air dengan sangat cepat.

Unggahan ini langsung dibanjiri doa dan kekhawatiran dari netizen.

"Astagfirullah....semoga Allah lindungi warga sekitar...aamiiin," kata @ibun.*****.

Melihat situasi yang tak terduga ini, masyarakat juga mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan pengecekan di titik-titik rawan longsor agar tidak terjadi susulan.

"Kalau bisa kerah kan drone untuk memamtau keadaan di hulu," tulis @fatar*****.

Hingga saat ini, situasi di lokasi masih dalam pemantauan ketat. Warga yang berada di sepanjang bantaran sungai dan jalur air diminta untuk tetap waspada dan menjauhi area aliran sementara waktu.

Ancaman galodo susulan masih mungkin terjadi mengingat material longsor di hulu belum tentu sudah habis sepenuhnya. Tetap pantau informasi resmi dari BPBD setempat untuk perkembangan situasi terkini.

***

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore