Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Januari 2026, 01.53 WIB

Apresiasi Warga Klaten untuk Jembatan Presisi Permudah Akses Sekolah dan Sawah

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mendengarkan warga Klaten yang terbantu dengan jembatan baru. (Mabes Polri) - Image

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mendengarkan warga Klaten yang terbantu dengan jembatan baru. (Mabes Polri)

JawaPos.com - Kehadiran Polri dalam pembangunan infrastruktur desa kembali menuai apresiasi dari masyarakat. Peresmian 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah dinilai memberi dampak langsung bagi kehidupan warga.

Jembatan tersebut diresmikan oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan salah satunya berada di wilayah Desa Cucukan serta Desa Kotesan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Warga menyambut kehadiran jembatan itu dengan rasa syukur dan kebanggaan.

Jembatan yang membentang di atas Sungai Dengkeng menjadi akses vital bagi aktivitas sehari-hari masyarakat. Anak-anak sekolah dan para petani kini memiliki jalur aman dan lebih singkat untuk beraktivitas.

Sebelumnya, warga harus melewati jembatan lama yang rusak akibat banjir. Kondisi tersebut memaksa masyarakat memutar jauh dan menghadapi risiko keselamatan.

Kepala Desa Cucukan, Heru Pramana, menyampaikan apresiasi kepada Kapolri dan jajaran Polri. Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut sangat tepat sasaran dan menjawab kebutuhan mendesak warga desa.

“Atas nama masyarakat Desa Cucukan dan Desa Kotesan, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri. Dengan tepat dan sangat tepat sekali membangun jembatan ini, karena ini adalah akses untuk anak-anak kita bersekolah,” ujar Heru.

Ia menegaskan bahwa manfaat jembatan tidak hanya dirasakan oleh pelajar. Akses baru tersebut juga mendukung aktivitas pertanian warga di seberang sungai.

“Jembatan ini juga menjadi akses petani kami dalam menggarap sawah di seberang. Masyarakat kami sangat bangga sekali, Bapak Kapolri,” lanjutnya.

Dengan berfungsinya jembatan, mobilitas warga kini jauh lebih lancar. Waktu tempuh menjadi lebih singkat dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

Aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat desa pun berjalan lebih efisien. Warga berharap pembangunan infrastruktur serupa dapat berlanjut di daerah lain yang masih membutuhkan akses penghubung.

Apresiasi masyarakat ini menegaskan bahwa program Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar pembangunan fisik. Program tersebut juga memperkuat kepercayaan dan kedekatan Polri dengan masyarakat desa.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore