Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 Oktober 2025, 00.52 WIB

Hingga Agustus capai 39,03 Juta Ton, Produksi CPO-PKO Diproyeksikan Tembus 57 Juta Ton Akhir Tahun

Ilustrasi: Buah Kelapa Sawit, salah satu komoditas yang diperdagangkan dalam bentuk minyak sawit mentah (CPO).

 

JawaPos.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) telah mengeluarkan data mengenai data produksi dan ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO). Produksi CPO dan minyak inti sawit (PKO) mencapai 39,03 juta ton hingga Agustus 2025.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) GAPKI, Hadi Sugeng, menjelaskan, angka ini mengalami kenaikan sekitar 13,08 persen lebih tinggi dari produksi 2024 sebesar 34,52 juta ton.

“Menurut produksi kita ada tumbuh 13 persen year on year menjadi Rp 39 juta. Mudah-mudahan tahun ini kita masih bisa tumbuh kembali dengan tahun lalu, perkiraan kami sih sekitar 10 persen ya, jadi bisa 56 atau 57 juta ton,” kata Sugeng di kantornya, Jakarta, Selasa (28/10).

Rinciannya, produksi CPO berada di angka 35,6 juta dan produksi PKO berada di angka 3,38 juta.

Pada sisi konsumsi, Sugeng menjelaskan secara total mencapai 16,4 juta ton dengan rincian. Angka ini naik dibandingkan per Agustus 2024 dengan angka 15,5 juta ton.

Total konsumsi tersebut rinciannya yakni pangan atau makanan dengan 6,57 juta ton, oleokimia 1,48 juta ton, dan biodiesel 8,3 juta ton.

Sementara itu, pada sisi ekspor, volumenya mencapai 22,6 juta ton per Agustus 2025. Angka ini naik 15 persen dibanding tahun sebelumnya dengan angka 19,6 juta ton.

Ekspor ini diantaranya CPO 2,2 juta ton, olahan PO 16,1 juta ton, CPKO 12 ton, olahan PKO 1,1 juta ton, dan olekimia 3,2 juta ton.

Selanjutnya, nilai ekspor sampai dengan Agustus 2025 mencapai USD 24,785 miliar atau setara dengan Rp 411,94 triliun. Angka ini lebih tinggi dari periode sebelumnya dengan USD 17,34 miliar atau setara dengan Rp 288,29 triliun.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore